sisidunia

Selamat Datang di Portal Berita Www.SisiDunia.Com

 

Saran dan masukan dari Anda sangat kami harapkan guna membangun sebuah portal berita yang bisa memberikan informasi untuk pengetahuan Anda.

 

 Admin,

 www.sisidunia.com

Home » News » Dari Pemesan Terakhir, Pembunuhan Taksi Online Terungkap

Dari Pemesan Terakhir, Pembunuhan Taksi Online Terungkap



Karawang – Mayat yang sudah membusuk di pinggir jalan alternatif ringroad Karawang, ternyata sopir taksi online Grab, bernama Humaedi Syarifudin (41). Polisi berhasil mengungkapnya dengan melacak orang yang terakhir memesan taksinya.

Dari Pemesan Terakhir, Pembunuhan Taksi Online Terungkap

Ilustrasi pembunuhan

Hal itu disampaikan Kabidhumas Polda Jabar AKBP Yusri Yunus, Sabtu (20/5/2017). Polisi berhasil mengungkap fakta jika pria asal Kecamatan Mustikajaya, Kota Bekasi itu berkomunikasi dengan dua orang wanita dan seorang pria pada Rabu malam, (10/5/2017).

Baca juga : Sebuah Jasad Yang Dimakan Biawak Menghebohkan Warga Tebing Tinggi

Seorang wanita yang dimaksud adalah pacarnya. Humaedi sempat berkomunikasi dengan pacarnya pada pukul 23.00 WIB, Rabu, (11/5/2017). Namun tiga jam kemudian, ponsel Humaedi tidak aktif. “Pada pukul 2.00 WIB, korban sudah tidak dapat dihubungi,” kata Yusri.

Baca juga: Mayat Pria Membusuk dengan Jeratan Tambang di Leher Ditemukan di Karawang

Berdasarkan penyelidikan, setelah berkomunikasi dengan pacarnya, ada pesanan dari seorang perempuan yang bernama Nurhidayati. Ia diduga kuat terlibat dalam pembunuhan ini, namun tidak berperan langsung dalam pembunuhan keji tersebut. “Para pelaku meminta Nurhidayati untuk memesan Grab Car korban,” ungkap Yunus.

Salah seorang pelaku lalu meminta Nurhidayati supaya korban mengontak nomor ponsel pelaku. “Kesepakatan dilakukan antara salah satu pelaku dengan korban. Setelah deal, korban menjemput keempat pelaku,” kata Yunus.

Polisi saat ini belum bisa mengungkapkan lokasi penjemputan itu. Polisi juga belum menyatakan motif pembunuhan berencana tersebut. “Seorang pelaku bernama Yayat berhasil diamankan. Tiga orang lagi sedang dikejar tim Resmob Polres Karawang,” kata Yunus.

Minggu, 14 Mei lalu, dua orang petani menemukan jenazah Humaedi dalam kondisi sudah membusuk dengan tangan terikat ke belakang dan leher dijerat tambang plastik berwarna biru. (bens – sisidunia.com)