Home » News » Polisi Ringkus Penculik Bermodus Menyergap Pelaku Tindak Kejahatan

Polisi Ringkus Penculik Bermodus Menyergap Pelaku Tindak Kejahatan



Batang – Komplotan Penculik berhasil diringkus Tim Satreskrim Polres Batang, Jawa Tengah. Tak hanya diculik, korban juga diperas hingga ratusan juta rupiah. Dari delapan anggota komplotan, enam penculik di antaranya berhasil ditangkap polisi dan diamankan di Mapolres Batang.

Polisi Ringkus Penculik Bermodus Menyergap Pelaku Tindak Kejahatan

Ilustrasi penculikan

Berdasarkan informasi yang diterima, kejadian penculikan dan pemerasan itu terjadi pada awal April 2017 sekitar pukul 02.00 WIB di Desa Pasusukan, Bawang, Batang.

Mereka beraksi dengan modus berpura-pura menjadi tim Resmob Polda Metro Jaya. Berbekal senjata api (senpi) mainan, mereka menjemput paksa korban di kediamannya dengan seolah-olah sedang menyergap pelaku tindak kejahatan.

Dalam adegan penyergapan itu, salah seorang di antara mereka menodongkan senpi mainan ke kepala korban agar tak berkutik. Mereka lalu membawa paksa korban itu dengan alasan hendak diperiksa lebih lanjut. Salah satu anggota komplotan penculik adalah seorang perangkat desa di wilayah Kecamatan Bawang.

“Tindak pidana penculikan yang disertai pemerasan dilakukan oleh delapan orang pelaku, yaitu TR, R, J, KS, NH dan MK. Sementara, pelaku A dan H masih buron dan masuk dalam daftar pencarian orang (DPO),” ucap Kapolres Batang AKBP Juli Agung Pramono dalam ekpose kasus di Mapolres setempat, Rabu (17/5/2017).

Menurut Kapolres, aparat desa yang terlibat dalam kasus penculikan dan pemerasan kepada korban hingga Rp 500 juta. “Aktor intelektualnya seorang pamong desa di wilayah Kecamatan Bawang berinisial TR yang dibantu ketujuh rekannya,” katanya.

Kapolres mengungkapkan penculikan dan pemerasan direncanakan di Alun–alun Limpung pada Sabtu, (1/4/2017), sekitar pukul 23.00 WIB. Tiga jam kemudian, pada Minggu dini hari, 2 April 2017, sekitar pukul 01.00 WIB, lima anggota komplotan mengeksekusi sesuai rencana. (bens – sisidunia.com)