Home » News » Pendukung Ahok di Semarang Lakukan Aksi 1.000 Lilin

Pendukung Ahok di Semarang Lakukan Aksi 1.000 Lilin



Semarang – Seluruh pendukung dari Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok di Kota Semarang, Jawa Tengah, juga melakukan aksi 1000 lilin untuk Ahok. Sama halnya dengan yang terjadi dikota lain seperti di Surabaya, para pendukung ini kompak memakai pakaian berwarna merah dan menggelar aksi bertemakan “1.000 Lilin Untuk Kesatuan Bangsa” di taman Menteri Supeno Semarang.

Pendukung Ahok di Semarang Lakukan Aksi 1.000 Lilin

Aksi 1000 lilin dari pedukung Ahok di Semarang

Sejak sekitar pukul 17.00 WIB, massa sudah mulai berdatangan ke taman yang biasa disebut Taman KB ini. Kemudian sekitar pukul 18.30 WIB lilin mulai dinyalakan. Aksi solidaritas berupa pembagian lilin dilakukan peserta termasuk ada yang memberikan kemeja kotak-kotak gratis.

Dalam aksi tersebut, massa kompak menggunakan baju warna merah. Lagu-lagu kebangsaan dikumandangkan oleh para peserta dengan khidmat.

Orasi dan sambutan disampaikan oleh tokoh lintas agama secara bergantian. Mereka menyuarakan tentang kebhinnekaan yang nyaris terpecah belah di Indonesia.

Salah satu peserta aksi, Dwi Puji Lestari (26) mengatakan ia mendengar kabar akan ada aksi tersebut dan langsung tertarik ikut. Bahkan ia membawa lilin satu pak untuk bisa mengikuti aksi sampai selesai.

Baca juga : Dukung Ahok, Warga Surabaya Lakukan Aksi 1.000 Lilin

“Saya ikut karena termotivasi. NKRI tidak hanya milik satu agama. Harapannya semoga NKRI dan Bhinneka Tunggal Ika selalu di benak kita,” kata Dwi di lokasi, Jumat (12/5/2017).

Aksi tersebut juga diramaikan oleh Heidi Powerslave yang melantunkan puisi yang dilagukan. Dalam teriakan massa yang dilontarkan bahkan terdengar seruan untuk bubarkan FPI.

Inisiator aksi, Haryanto Halim mengatakan dalam orasinya mengatakan 1.000 lilin itu merupakan suara kekecewaan terahadap kasus hukum yang melanda Ahok. Menurutnya kekecewaan itu menyebar sehingga memicu aksi di berbagai kota.

Ia menjelaskan, tidak ada undangan khusus untuk aksi tersebut, namun hanya disebar lewat sosial media. Aksi itu juga ramai di media sosial dengan tagar #seribulilinsemarang.

“Beliau mewakili kebenaran dan kemanusiaan sehingga sampai kemana-mana (aksinya), bahkan ke luar negeri,” kata Haryanto di tengah aksi.
(Muspri-sisidunia.com)