sisidunia

Selamat Datang di Portal Berita Www.SisiDunia.Com

 

Saran dan masukan dari Anda sangat kami harapkan guna membangun sebuah portal berita yang bisa memberikan informasi untuk pengetahuan Anda.

 

 Admin,

 www.sisidunia.com

Home » News » Jokowi Sempat Melihat Salah Satu Danau Tertinggi di Indonesia

Jokowi Sempat Melihat Salah Satu Danau Tertinggi di Indonesia



Wamena – Presiden Joko Widodo belum lama ini menyusuri Jalan Trans papua. Di sela-sela perjalanannya, ia sempat melihat keindahan salah satu danau tertinggi di Indonesia.

Jokowi Sempat Melihat Salah Satu Danau Tertinggi di Indonesia

Jokowi ke Danau Habema

Jokowi dengan didampingi sejumlah jajarannya menyusuri Jalan Trans Papua di ruas Wamena-Habema naik motor trail pada Rabu (10/5/2017) kemarin. Saat melewati km 53-42, rombongan Jokowi dimanjakan dengan pemandangan Danau Habema atau yang punya nama asli Danau Yuginopa. Mereka juga sempat berfoto bersama dengan latar danau tersebut.

Baca juga : Lima Kepala Daerah Dilantik Presiden Jokowi di Istana Negara

Nah, Danau Habema ada di komplek Pegunungan Jayawijaya, jaraknya sekitar 48 km dari Kota Wamena, Kabupaten Jayawijaya, Papua. Dari informasi yang dikumpulkan detikTravel, Jumat (12/5/2017), Habema termasuk salah satu danau tertinggi di Indonesia yang berlokasi di ketinggian 3.225 mdpl.

Traveler tentunya bakalan senang wisata kemari. Pemandangannya memang begitu cantik. Jika tidak berkabut, kamu bisa melihat Puncak Wilhelmina yang dikenal juga sebagai Puncak Trikora. Di puncak itulah ada lapisan es abadi yang jarang dijumpai di Tanah Air.

Di tepian danau ada rerumputan yang menghijau dengan indahnya. Tak jarang embun menghiasi rerumputannya. Tidak hanya saat pagi hari tapi juga siang maupun malam karena suhu udara sekitar cukup dingin.

Suhunya bisa mencapai delapan derajat Celcius dalam kadar normal, dan bisa turun hingga angka tiga derajat Celcius jika malam tiba. Hal ini tak mengherankan karena letak danau yang ada di ketinggian.

Suasana sekitar danau pun tenang, tak ada deru kendaraan yang ramai seperti di perkotaan. Cocok sekali untuk kabur sejenak mencari ketenangan dari pekerjaan yang menumpuk. Para pendaki Pegunungan Jayawijaya termasuk pendaki Carstensz juga kerap menyempatkan untuk singgah sejenak menikmati pesona danau.

Kabarnya, disana bisa menemukan anggrek hitam yang langka di sekitar danau tersebut. Walaupun kini memang flora dilindungi itu sudah jarang ditemui. Kalau tidak melihat anggrek itu jangan sedih, kalau beruntung bisa juga bertemu cendrawasih dan strapia yang merupakan endemik di sana. Kedua burung itu sungguhlah cantik. (bens – sisidunia.com)