sisidunia

Selamat Datang di Portal Berita Www.SisiDunia.Com

 

Saran dan masukan dari Anda sangat kami harapkan guna membangun sebuah portal berita yang bisa memberikan informasi untuk pengetahuan Anda.

 

 Admin,

 www.sisidunia.com

Home » News » Warga Pesisir Dihebohkan Dengan Penemuan Bangkai Hewan Raksasa

Warga Pesisir Dihebohkan Dengan Penemuan Bangkai Hewan Raksasa



Seram – Bangkai hewan raksasa dengan panjang sekitar 22 meter dan lebar 4 meter ditemukan warga di Dusun Hulung Desa Iha, Kecamatan Huamual, Kabupaten Seram Bagian Barat (SBB), Maluku pada Rabu (10/5/2017) pagi.

Warga Pesisir Dihebohkan Dengan Penemuan Bangkai Hewan Raksasa

Bangkai hewan raksasa yang hebohkan warga sekitar

Bangkai hewan tersebut memiliki dua tulang terpisah mirip gading gajah yang menjulang ke depan dengan panjang sekitar 5 meter. Bangkai hewan itu ditemukan pukul 10.00 WIT oleh beberapa anak kecil yang sedang bermain di pesisir pantai Dusun Hulung Desa Iha Kecamatan Huamual.

Baca juga : Seorang Nelayan Ditangkap Polisi Lantaran Cabuli Bocah

“Bersamaan dengan itu, di seberang jalan mereka melihat Babinsa Desa Iha, karena takut, anak-anak ini tidak berani mendekatinya, lalu dilaporkan kepada Babinsa,” kata Camat Huamual Alberto Maulani.

Babinsa yang diketahui bernama Rahim Tomia lalu meneruskan informasi kepada Camat Huamual yang langsung meninjau lokasi penemuan bangkai hewan raksasa. Beberapa bagian tubuh hewan itu masih utuh seperti perut dan kepala.

Bangkai tersebut juga belum bisa dipastikan jenis ikan atau cumi. Mengingat ada dua tulang di sebelah kanan dan kiri yang menjulur ke depan layaknya gading gajah. “Saya belum pernah melihat ikan seperti ini sebelumnya,” katanya.

Menurut Camat, temuan bangkai misterius sudah dilaporkan ke Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) Provinsi Maluku, dan juga Dinas Perikanan Kabupaten SBB serta Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Maluku.

Dipastikan, Kamis 11 Mei tim akan turun mengamati bangkai tersebut dan mengambil langkah-langkat yang dibutuhkan.

Bangkai hewan tersebut berada di atas tanah jika air surut dan akan mengapung jika sedang pasang. Untuk sampai ke lokasi, membutuhkan waktu 20 menit menggunakan sepeda motor dari Desa Iha Kecamatan Huamual. Camat juga menambahkan, saking besarnya, perut hewan itu bisa menelan 12 orang.

“Tadi Babinsa saat mendekatinya dia sesumbar mengatakan, perutnya ini bisa memakan satu regu,” ucap dia.

(bens – sisidunia.com)