sisidunia

Selamat Datang di Portal Berita Www.SisiDunia.Com

 

Saran dan masukan dari Anda sangat kami harapkan guna membangun sebuah portal berita yang bisa memberikan informasi untuk pengetahuan Anda.

 

 Admin,

 www.sisidunia.com

Home » Hiburan » Tsania Marwa Akan Dipertemukan Dengan Anaknya Namun Bersyarat

Tsania Marwa Akan Dipertemukan Dengan Anaknya Namun Bersyarat



Jakarta – Tsania Marwa telah mengadu kepada Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) lantaran merasa dipersulit Atalarik Syach untuk menemui buah hatinya. Tahap selanjutnya, pihak KPAI memanggil Atalarik, tapi hal ini tak diindahkan aktor 43 tahun tersebut.

Tsania Marwah Akan Dipertemukan Dengan Anaknya Namun Ada Sayaratnya

Tsania Marwah dan Atalarik  Syach

“Saya sudah berkirim surat sebagai kuasa hukum menyampaikan alasan ketidakhadiran saudara Atalarik. Alhamdulillah, surat saya direspons oleh KPAI,” kata pengacara Atalarik Syach, Junaidi, saat dihubungi wartawan, Rabu (10/5/2017).

Baca juga : Berubah Drastis, Raisa ‘Nyeker’ Diatas Panggung Saat Hibur Penonton

Tsania Marwa mendatangi kantor KPAI, Menteng, Jakarta, Selasa (2/5/2017). Kedatangan Tsania untuk mengadukan masalah sulit bertemu kedua anaknya yang kini diasuh suaminya, Atalarik Syah.

Karena Atalarik Syach berhalangan hadir, akhirnya sang kuasa hukum yang diminta untuk memenuhi panggilan. Dalam kesempatan itu, Junaidi menyampaikan bahwa kliennya itu bersedia mempertemukan Tsania Marwa dengan dua malaikat kecilnya dengan syarat.

“Atalarik pada dasarnya tidak berkeberatan kapan saja untuk (Marwa) bertemu dengan anak, asalkan diatur waktu sebaik-baiknya,” ujar Junaidi memberi penjelasan.

Pihak Atalarik juga meminta agar Tsania Marwa beserta anaknya menjalani proses mediasi oleh KPAI. “Mediasi tersebut harus steril dari media. Tidak melibatkan media dalam pertemuan tersebut. Bahkan media diharapkan juga enggak tahu mediasi itu diadakan kapan dan di mana,” paparnya.

“Kita ada kata sepakat pertemuan nanti, hanya fokus untuk soal akses bertemu anak saja. Tidak menyangkut hal-hal lain yang berproses di pengadilan agama. Jadi hanya berfokus di situ saja. Persoalan untuk akses Marwa bertemu dengan anak. Itu aja yang kami sepakati.” lanjut Junaidi.

(bens – sisidunia.com)