Home » News » Halaman Rutan Cipinang Dipenuhi Karangan Bunga Untuk Ahok

Halaman Rutan Cipinang Dipenuhi Karangan Bunga Untuk Ahok



Jakarta – Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok divonis dua tahun penjara terkait kasus penistaan agama. Dukungan kini terus mengalir setelah Ahok ditahan di Rutan Cipinang, Jakarta Timur.

Halaman Rutan Cipinang Dipenuhi Karangan Bunga Untuk Ahok

Karangan bunga memnuhi halaman Rutan Cipinang

Ratusan pendukung Ahok memadati halaman Rutan Cipinang, menuntut agar Ahok dibebaskan dari penahanan. Selain menyanyikan lagu kebangsaan, mereka juga menyalakan lilin sebagai simbol dukungan.

Baca juga : Dubes Inggris Menyampaikan Simpati Kepada Vonis Ahok

Berdasarkan pantauan, Selasa (9/5/2017), banyak yang mengirim karangan bunga hingga berjejer memadati pagar Rutan Cipinang. Tulisan dalam karangan bunga pun beragam, tapi umumnya berisi penyemangat untuk Ahok.

“Untuk rasa sakit yang kau terima, bapak Ahok martir buat kota ini. Jangan pernah patah semangat apa pun putusan hakim,” tulis salah satu karangan bunga tanpa nama pengirimnya.

Berbeda dengan warga bernama Rumia, dia memberikan dukungan kepada Ahok dengan menyalakan lilin di halaman Rutan Cipianang.

“Ini untuk Pak Ahok, untuk keadilan negeri ini. Kami ingin Pak Ahok bebas,” kata Rumia dengan lilin di tangannya.

Bahkan, Rumia mengaku akan menginap malam ini di Rutan Cipinang, agar Ahok dibebaskan dari penahanan. Dia berharap bisa segera menemui Ahok.

“Kami siap menginap kalau Pak Ahok tidak diizinkan bertemu kami. Lima menit saja, masa tidak boleh,” ujar Rumia.

Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok divonis dua tahun penjara atas kasus penistaan agama. Ketua Majelis Hakim Pengadilan Negeri Jakarta Utara Dwiarso Budi Santiarto menyatakan, Ahok bersalah dan terbukti melakukan tindakan penodaan agama.

Atas keputusan vonis dua tahun tersebut, Ahok akan melakukan banding. Ahok sekarang berada di Rutan Cipinang, Jakarta Timur setelah hakim memerintahkan ada penahanan.

Ratusan pendukung Ahok pun mendatangi Rutan Cipinang, dan menggelar aksi unjuk rasa sejak sore hingga Selasa malam. Mereka menuntut agar Ahok tidak ditahan.

Mereka akhirnya membubarkan diri sekitar pukul 22.30 WIB usai dibujuk Djarot. Namun besok mereka akan kembali hingga Ahok dibebaskan. (bens – sisidunia.com)