Home » News » Tikus di Negara Ini Diduga Doyan Tenggak Minumal Beralkohol

Tikus di Negara Ini Diduga Doyan Tenggak Minumal Beralkohol



India – Pemerintah negara bagian Bihar di India telah mengeluarkan larangan secara resmi terkait penjualan dan mengkonsumsi minuman berakohol. Larangan itu berdiri sejak Kepala Menteri Bihar, Nitish Kumar berkuasa pada tahun 2016 lalu.

Tikus di Negara Ini Diduga Doyan Tenggak Minumal Beralkohol

Ilustrasi

Pelarangan itu dipandang sebagai cara untuk mengurangi kekerasan dalam rumah tangga, pelecehan seksual, juga kemiskinan. Polisi kemudian meluncurkan operasi razia di seluruh negara bagian untuk menyita alkohol.

Total minuman keras yang sudah disita mencapai 900.000 liter dan juga menangkap lebih dari 40.000 orang karena secara tidak sah menyimpan alkohol di rumah dan toko mereka. Beberapa kantor polisi bahkan menyewa fasilitas penyimpanan khusus untuk menyimpan botol minuman keras tersebut.

Lebih dari 1.000 kantor polisi di negara bagian sekarang telah diperintahkan untuk secara rutin mengaudit persediaan minuman keras yang mereka sita. Namun, belakangan minuman beralkohol yang tersisa itu mendadak hilang.
Aparat mengatakan, tersangkanya bukanlah manusia, melainkan tikus-tikus yang menenggak minuman memabukkan itu.

“Saya diberi informasi oleh petugas pengawas bahwa sebagian besar minuman keras itu telah hilang dan diminum tikus,” ujar Manu Maharaj, pejabat tinggi kepolisan kota Patna di negara bagian Bihar.

Baca juga : Miras dan Sembako Ilegal dari Negeri Jiran Digagalkan TNI AL

Maharaj juga menambahkan, polisi saat ini melakukan penyelidikan untuk memeriksa informasi tersebut.

Kepada media lokal The Hindu, Maharaj mengatakan bahwa petugas juga akan diperiksa secara rutin untuk mengetahui siapa saja yang mengonsumsi alkohol.

“Jika terbukti, mereka bahkan bisa kehilangan pekerjaan, dan dikenakan undang-undang yang berlaku,” tambah Maharaj.

Undang-undang tersebut menyatakan bahwa setiap orang yang menemukan atau menjual alkohol dapat dipenjara selama 10 tahun.
(Muspri-sisidunia.com)