Home » News » Jaksa Agung Akui Menanti Putusan Hakim dalam Sidang Ahok Mendatang

Jaksa Agung Akui Menanti Putusan Hakim dalam Sidang Ahok Mendatang



Jakarta – Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok beberapa waktu yang lalu telah dituntut oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) untuk dihukum 1 tahun penjara dengan masa percobaan selama 2 tahun atas kasus dugaan penistaan Agama yang terjadi di Pulau Seribu beberapa waktu yang lalu.

Jaksa Agung Akui Menanti Putusan Hakim dalam Sidang Ahok Mendatang

Sidang Ahok

Pada siding terakhir hari selasa (25/04/2017) kemarin, Majelis Hakim Pengadilan Negeri Jakarta Utara telah menjadwalkan pembacaan putusan atau vonis perkara dugaan penodaan agama dengan terdakwa Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok. Rencananya, sidang putusan akan digelar pada Selasa, 9 Mei 2017.

“Sesuai jadwal, putusan akan kami ucapkan pada 9 Mei 2017. Diperintahkan terdakwa hadir dalam persidangan tersebut,” ujar Ketua Majelis Hakim Dwiarso Budi Santiarto dalam persidangan di Auditorium Kementerian Pertanian, Jakarta Selatan, Selasa (25/4/2017).

Persidangan dengan agenda pembacaan putusan akan lebih cepat karena tidak ada pembacaan replik dan duplik. Pihak jaksa penuntut umum (JPU) tetap pada tuntutannya, sehingga tidak perlu mengajukan replik. Begitu juga Ahok dan penasihat hukumnya, tetap pada pembelaannya atau pleidoinya.

Ahok sebelumnya dituntut JPU hukuman 1 tahun penjara dengan 2 tahun masa percobaan. Dalam tuntutannya, JPU menyatakan Ahok bersalah sebagaimana diatur dalam Pasal 156 KUHP. Sementara Pasal 156a KUHP digugurkan karena ucapan Ahok tak memenuhi unsur niat menodai agama.

Baca juga : Ahok Gunakan Ruang Tengah Balaikota Untuk Terima Aduan Warga

Sementara dalam pleidoinya, Ahok menyatakan dirinya tidak bersalah dan hanya menjadi korban fitnah. Tim penasihat hokum Ahok pun meminta majelis hakim agar kliennya dinyatakan bebas karena terbukti tak bersalah.

Kini pihak JPU tinggal menunggu putusan hakim atas siding Ahok tersebut. Hal itu disampaikan oleh Jaksa Agung Muhammad Prasetyo. Jaksa Agung Muhammad Prasetyo mengaku juga menunggu putusan sidang perkara dugaan penodaan agama dengan terdakwa Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok.

“Kita sama tunggu. Tinggal hakim yang mendapat giliran memutuskan perkara,” kata Prasetyo di kompleks Kejaksaan Agung, Jakarta, Jumat (05/05/2017).

Prasetyo mengatakan tak ada persiapan khusus dari Jaksa Penuntut Umum (JPU) menjelang sidang tuntutan yang rencananya akan digelar pada Selasa 9 Mei 2017 mendatang. Menurutnya, saat ini tinggal menunggu putusan dari Majelis Hakim atas perkara tersebut.

“Tak ada persiapan khusus. Bola sudah di tangan hakim,” ucap Prasetyo.
(Muspri-sisidunia.com)