Home » Gaya Hidup » Awas, Sering Berganti Warna Beresiko Merusak Rambut

Awas, Sering Berganti Warna Beresiko Merusak Rambut



Jakarta – Semua orang pasti tidak ingin mengalami kerusakan rambut. Namun, kerap kali secara sadar atau tidak. Kita seringkali melakukan sederet hal yang dapat membuat rambut menjadi rusak.

Awas, Sering Berganti Warna Beresiko Merusak Rambut

Gambar ilustrasi

Maka dari itu, agar bisa terhindar sekaligus mengurangi risiko kerusakan rambut. Ada baiknya agar mengetahui terlebih dahulu, apa saja hal-hal yang dapat membuat rambut menjadi rusak. Mari baca ulasannya berikut ini, sebagaimana disitat Stylecraze, Jumat (5/5/2017).

Menyisir berlebihan

Menyisir dan merapikan rambut memang harus dilakukan, namun jika dilakoni dengan intensitas berlebihan maka sisir bisa malah menarik akar rambut secara paksa dan ujung rambut terbelah bercabang jadi dua.

Bleaching

Ritual mewarnai rambut, pasti harus diawali dengan ritual bleaching atau memutihkan rambut agar warna cat bisa masuk ke dalam rambut. Kegiatan bleaching memaksa kutikula rambut menjadi terbuka paksa untuk menghilangkan pigmen asli rambut. Sehingga akhirnya, kutikula rambut menjadi rusak dan membuat rambut menjadi kering, rontok, dan bercabang.

Mengecat rambut

Bukan rahasia lagi jika proses mewarnai rambut, menjadi salah satu faktor yang paling kuat untuk membuat rambut menjadi rusak karena mewarnai rambut sama dengan memasukkan aneka bahan kimia ke akar hingga ujung rambut. Semakin permanen cat rambut yang dipakai, maka semakin permanen pula kerusakan yang terjadi di rambut.

Perm

Proses perming atau mengeriting rambut juga disebutkan sebagai faktor pendorong terkuat membuat rambut menjadi rusak. Proses perming ini membuat tekstur rambut “dipaksa” untuk menjadi bentuk yang dikehendaki (restructured) dengan bantuan zat-zat kimia. Di mana proses memasukkan zat-zat kimia ini, akan melemahkan akar, batang helai serta kutikula rambut.

(bens – sisidunia.com)