Home » Gaya Hidup » Dianggap Kemasukan Roh Jahat, Pria Ini Dipenjara Oleh Orang Tuanya Sendiri

Dianggap Kemasukan Roh Jahat, Pria Ini Dipenjara Oleh Orang Tuanya Sendiri



Tiongkok – Malangnya nasib seorang pria yang sakit mental ini. Pasalnya dirinya sudah dikurung selama tiga decade alias 30 tahun oleh orang tuanya sendiri lantaran dikira dirinya dirasuki roh jahat.

Dianggap Kemasukan Roh Jahat, Pria Ini Dipenjara Oleh Orang Tuanya Sendiri

Dianggap Kemasukan Roh Jahat, Pria Ini Dipenjara Oleh Orang Tuanya Sendiri

Orang tuanya sebenarnya tidak mengerti kondisi kesehatan mentalnya yang sesungguhnya. Mereka bahkan mencoba hal-hal berbau eksorsisme untuk membebaskan iblis dari anaknya.

Beberapa tahun yang lalu, pria itu pernah dirasa waras saat dilakukan prosesi pelepasan roh. Namun dia kembali menjadi “gila” dan hal itu membuatnya kembali dimasukkan penjara.

Pria yang kini berusia 39 tahun itu baru saja didokumentasikan tetangga menggunakan kamera ponsel dengan resolusi yang lumayan. Dari luar hanya terlihat kedua tangan yang memegangu jeruji penjara. Tak terlihat wajah dengan latar penjara yang gelap.

Tetangga yang prihatin mengirim rekaman tersebut ke profesional medis. Merekalah yang kemudian mengatur agar pria tersebut dibebaskan.

Menariknya, sang ibu, Li Lianying, mengakui bahwa dia dan suaminya enggan memasukkan anak sendiri ke dalam kandang lebih dari 30 tahun yang lalu.

Sejak tahun 1980an, anak mereka, yang belum diidentifikasi, tinggal sendirian di kandang yang gelap dan lembap di Kotapraja Gongguan Gong Hepu, di Tiongkok selatan. Lianying menjelaskan semuanya dimulai saat anak laki-laki itu berumur enam tahun.

Baca juga : Sempat Dikira Gembel, Pria Ini Beli Motor Harley Davidson Cash

Dia hilang dan ditemukan oleh penduduk desa setempat yang melakukan eksorsisme terhadapnya. Setelah itu dia kembali ke orang tuanya. Sejak saat itulah dia bertingkah aneh.

Prosesi itu membuat mereka percaya bahwa dia telah dirasuki hantu. “Dia akan berlari tanpa tujuan di jalan dan hanya belajar bilang ‘ibu’ pada usia 12 tahun,” ujar Lianying.

Tanpa berkonsultasi dengan ahli medis, dia dan suaminya memutuskan untuk mengunci anak muda tersebut, memberinya makanan dan air melalui jeruji logam. Sang ibu menambahkan bahwa dia terakhir membiarkan anaknya keluar jalan beberapa tahun yang lalu.

Kini pria itu telah dibebaskan dan dibawa ke rumah sakit untuk perawatan. Rupanya dia sangat kekurangan gizi. Pria tersebut memiliki kosa kata yang sangat terbatas. Selain menjerit, dia juga tak bisa berkomunikasi.
(Muspri-sisidunia.com)