Home » Techno » WhatsApp Hari Ini Sempat Mengalami Down Selama 2 Jam

WhatsApp Hari Ini Sempat Mengalami Down Selama 2 Jam



Jakarta – Tak disangka, Apliaksi Chat sebesar WhatsApp saja bisa tumbang. Bagaimana tidak, layanan berkirim pesan yang saat ini di bawah naungan Facebook dikabarkan telah mengalami gangguan selama kurang lebih dua jam.

WhatsApp Hari Ini Sempat Mengalami Down Selama 2 Jam

Gambar ilustrasi

Hal ini terjadi pukul 3.30 WIB dini hari tadi, dan mulai pulih sekitar pukul 5.20 WIB pagi. Hal tersebut terjadi di seluruh dunia.

WhatsApp juga sempat mengirim email kepada media Reuter dan mengakui bahwa layanan mereka sempat mengalami kendala, dan mereka juga memutuskan untuk meminta maaf.

“Beberapa jam lalu, pengguna WhatsApp di seluruh dunia tidak bisa mengakses layanan dalam beberapa jam. Kami saat ini telah memperbaiki masalah tersebut, dan sungguh meminta maaf atas ketidak nyamanan para pengguna“, tulis WhatsApp dalam email tersebut.

Namun ada beberapa hal unik dibalik kejadian ini. Diantaranya adalah kepanikan yang tak tampak di Indonesia. Padahal pengguna di seluruh dunia terus mengirim dan melaporkan keluhat terkait masalah ini.

Ada beberapa teori mengenai hal ini sebenarnya. Pertama adalah kejadian yang berlangsung pada dini hari di Indonesia, dimana kebanyakan orang masih tidur dan menikmati hangatnya kasur mereka, jadi tak sadar akan masalah ini.

Sementara teori kedua yang juga cukup beralasan, adalah fakta bahwa gangguan semacam ini terkesan biasa di tanah air. Bisa saja pengguna tak sadar jika WhatsApp mereka bermasalah.

Mereka mungkin akan mengira jika ponsel mereka, atau jaringan seluler mereka yang bermasalah. Soalnya udah sering banget sih.

Memang sangat disayangkan, karena WhatsApp ini cukup beda dengan layanan lain, dimana mereka tidak memiliki laman resmi untuk mengumumkan masalah seperti ini. Akun Twitter mereka juga sudah tak aktif sejak 2014 silam.

Diketahui, WhatsApp kini kurang lebih memiliki lebih dari 1,2 miliar pengguna yang bisa dikatakan masih lebih kecil dari Facebook yang menjadi bos mereka saat ini dengan 19 miliar pengguna di seluruh dunia. (bens – sisidunia.com)