Home » News » Ratusan Sopir Angkot di Surabaya Kembali Lakukan Aksi Mogok Masal

Ratusan Sopir Angkot di Surabaya Kembali Lakukan Aksi Mogok Masal



Jakarta – Sebanyak 300 sopir angkutan kota atau angkot Surabaya dari empat lyn menggelar aksi mogok di depan pintu masuk Terminal Purabaya. Mereka menolak adanya transportasi aplikasi online, yakni Gojek, Uber, dan Grab, untuk menaikkan penumpang di sekitar terminal.

Ratusan Sopir Angkot di Surabaya Kembali Lakukan Aksi Mogok Masal

Aksi mogok sopir angkot Surabaya

Menurut para sopir angkot lyn, sejak adanya transportasi online, penghasilan mereka makin menurun. Jika biasanya, mereka bisa mengantongi pendapatan mulai Rp 70 ribu hingga Rp 100 ribu, kini turun menjadi Rp 30 hingga Rp 40 ribu saja.

Baca juga : Pria di Pandeglang Ditangkap Usai Tawarkan Gadis ABG Bertarif Rp 700 Ribu

Menurut mereka, turunnya pendapatan mereka disebabkan karena penumpang lebih memilih transportasi online. Akibat kemarahan itu mereka menurunkan paksa sejumlah penumpang angkot yang nekat beroperasi.

Selain itu, mereka juga mengadang motor Gojek, Uber, dan Grab yang melintas di depan Terminal Purabaya. Para penumpang transportasi online ini juga dipaksa untuk turun oleh para sopir angkot.

Sementara itu, Kapolsek Waru, Kompol Muhammad Fathoni, mengimbau para sopir angkot tidak melakukan tindakan kekerasan.

“Mereka akan dipertemukan dengan Kepala Dinas Perhubungan dan mendapat penjelasan terkait keberadaan dan sistem transportasi online,” ujar Fathoni.

Para sopir juga menuntut agar ditempatkan rambu atau larangan bagi transportasi online untuk menaikkan penumpang di sekitar Terminal Purabaya.

Meski sempat menurunkan penumpang dari transportasi online, tapi para sopir tak melakukan tindakan anarkis dan tetap tertib, hingga aksi mereka bubar setelah Dinas Perhubungan menuntaskan dialog. (bens – sisidunia.com)