sisidunia

Selamat Datang di Portal Berita Www.SisiDunia.Com

 

Saran dan masukan dari Anda sangat kami harapkan guna membangun sebuah portal berita yang bisa memberikan informasi untuk pengetahuan Anda.

 

 Admin,

 www.sisidunia.com

Home » News » Lontarkan Kritik Terbuka, China dan Korut ‘Perang’ di Media

Lontarkan Kritik Terbuka, China dan Korut ‘Perang’ di Media



Pyongyang – Beberapa waktu yang lalu Negara China dianggap telah memberikan ‘komentar sembrono’ tentang program rudal nuklir Korea Utara. Komentar tersebut tertuang dalam Global Times dimana memberikan pernyataan tentang situasi di Semenanjung Korea. Global Times merupakan kantor berita yang disokong oleh pemerintah Negeri Tirai Bambu.

Lontarkan Kritik Terbuka, China dan Korut 'Perang' di Media

Presiden China, Xi Jinping

“China tidak akan mengizinkan wilayah timur lautnya dikontaminasi oleh aktivitas nuklir Korea Utara,” ujar Global Times.

Kantor berita berbahasa Inggris yang didanai pemerintah itu juga mengingatkan bahwa tindakan Korea Utara yang provokatif pada beberapa waktu terakhir akan membuat renggang hubungan Sino-Korea Utara. Dan, jika Pyongyang terus melakukan tindakan provokatif, Global Times mengingatkan bahwa China mampu membalas.

Salah satu balasan yang dapat dilakukan China adalah embargo minyak mentah ke Korea Utara, seperti yang ditulis Global Times.

Meski memiliki hubungan harmonis pada beberapa dekade lalu, kini hubungan kedua negara yang terpisahkan Laut Kuning itu nampak merenggang. Hal ini ditunjukkan dengan tindakan China untuk menghentikan impor batu-bara dari tetangganya itu pada April 2017 lalu.

Padahal, batu-bara merupakan komoditas ekspor Pyongyang yang menyumbang cukup besar pundi-pundi kas negara Korea Utara.

Baca juga : Benarkah AS Akan Serang Korea Utara ?

Selain itu, hubungan antara Presiden China Xi Jinping dan Presiden Amerika Serikat Donald Trump yang nampak ‘harmonis’, turut menjadi faktor yang membuat renggang hubungan Pyongnyang dengan Beijing.

Menanggapi komentar tersebut, pihak Korea Utara mulai angkat bicara. Korean Central News Agency (KCNA) menilai tindakan itu menguji kesabaran Korea Utara dan dapat menghasilkan konsekuensi pahit bagi Tiongkok.

“Sejumlah komentar absurd dan sembrono kerap kami dengar dari China setiap hari, yang dapat menyulut tensi semakin meninggi,” ujar KCNA seperti yang dikutip Associated Press, Kamis (4/5/2017).

“China juga tidak seharusnya menguji kesabaran DPRK (Democratic People’s Republic of Korea, sebutan Korea Utara). Mereka harus menghadapi konsekuensi buruk jika terus menunjukkan tindakan yang mengancam pilar hubungan DPRK-China,” tambah KCNA.
(Muspri-sisidunia.com)