Home » News » Rizal Ramli Menjadi Saksi Kasus BLBI

Rizal Ramli Menjadi Saksi Kasus BLBI



Jakarta – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) baru-baru ini membuka kembali pendalaman kasus dugaan korupsi penerbitan Surat Keterangan Lunas (SKL) Bantuan Lukuiditas Bank Indonesia (BLBI) ke Bank Dagang Negara Indonesia (BDNI) milik Sjamsul Nursalim.

Rizal Ramli Menjadi Saksi Kasus BLBI

Rizal Ramli

Kali ini KPK memanggil Mantan Menteri Koordinator bidang Ekonomi, Keuangan dan Industri, Rizal Ramli. Rizal Ramli tiba di Gedung KPK sekitar pukul 10.20 WIB. Dia didampingi rekannya Adhie M Massardi.

“Mungkin KPK ingin lebih mendalami lagi‎ proses dan mekanisme lahirnya kebijakan pemberian SKL bagi penerima BLBI,” ujar Rizal Ramli di Halaman Gedung KPK, Jakarta, Selasa (02/05/2017).

Dia mengakui banyak ahli hukum yang memahami persoalan pidana, tetapi relatif kurang memahami lahirnya suatu kebijakan pemerintah, khususnya di sektor ekonomi. Padahal, kata dia, apabila kebijakan di sektor ekonomi proses dan landasan hukum dan filosofisnya ‎salah, selain bisa berdampak luas dan merugikan masyarakat, bisa juga menimbulkan ‎berbagai skandal korupsi.

Baca juga : KPK Mulai Telusuri Lagi Kasus BLBI

“Itulah sebabnya saya berpendapat bahwa kebijakan bisa dipidana apabila dalam kajiannya mengandung aspek-aspek kriminal yang biasa saya sebut sebagai crime policy. Kebijakan kriminal, karena memang didesain untuk hal-hal yang buruk,” terangnya.

Sementara itu juru bicara KPK, Febri Diansyah mengakui pemanggilan Rizal Ramli. Pemanggilan Rizal Ramli untuk mendalami kasus SKL BLBI.

“Iya, dia (Rizal Ramli-red) akan diperiksa untuk tersangka SAT (Syafruddin Arsyad Temenggung-red),” ucap Febri.
(Muspri-sisidunia.com)