Home » News » Dedi Mulyadi Menolak Jika Hari Buruh Identik Dengan Kengerian

Dedi Mulyadi Menolak Jika Hari Buruh Identik Dengan Kengerian



Purwakarta – Peringatan Hari Buruh Internasional yang ditetapkan setiap tanggal 1 Mei tersebut biasanya identik dengan aksi unjuk rasa dari ratusan bahkan ribuan buruh pabrik di setiap wilayah, termasuk di Indonesia.

Dedi Mulyadi Menolak Jika Hari Buruh Identik Dengan Kengerian

Dedi Mulyadi

Yang namanya aksi unjuk rasa juga biasanya identik dengan aksi protes para buruh terkait kebijakan pemerintah soal ketenagakerjaan khususnya untuk buruh.

Namun gambaran tersebut dibantah mentah-mentah oleh Bupati Purwakarta Dedi Mulyadi. Dedi Mulyadi menepis tudingan yang menyebut demo peringatan hari buruh internasional atau May Day terkesan menyeramkan.

Menurut Dedi, di Purwakarta demo peringatan May Day selalu berjalan damai dan tertib. Bahkan, dia selalu ikut menerima aspirasi dari para buruh saat May Day.

Baca juga : Satu Mobil Dengan Jokowi, Ini Yang Diobrolkan Dedi Mulyadi

“Kata siapa peringatan #MayDay itu menyeramkan? Di Purwakarta mah selalu berjalan tertib dan damai,” tulis Dedi di Instagram pribadinya, dedimulyadi71.

Dedi membeberkan rahasia demo buruh di Purwakarta selalu berjalan damai tanpa ekses.

“Caranya, tebar senyuman pada buruh yang sedang berdemo, ajak buruh nongkrong di bawah pohon biar adem, suapin para buruh jomblo biar termotivasi dapat jodoh, dan demo selesai dengan aman dan damai,” pungkas Dedi Mulyadi.
(Muspri-sisidunia.com)