sisidunia

Selamat Datang di Portal Berita Www.SisiDunia.Com

 

Saran dan masukan dari Anda sangat kami harapkan guna membangun sebuah portal berita yang bisa memberikan informasi untuk pengetahuan Anda.

 

 Admin,

 www.sisidunia.com

Home » Gaya Hidup » Sudah Makan Tapi Masih Merasa Lemas ? Cobak Simak Penjelasan Ini !

Sudah Makan Tapi Masih Merasa Lemas ? Cobak Simak Penjelasan Ini !



Jakarta – Asupan makanan tentunya bisa menambah energi bagi tubuh. Namun ada makanan yang biasa dikonsumsi sehari-hari, justru menyebabkan tubuh merasa lemas.

Sudah Makan Tapi Masih Merasa Lemas ? Cobak Simak Penjelasan Ini !

Ilustrasi

Mungkin Anda sudah merasa tidur nyenyak di malam hari. Akan tetapi Anda tetap merasa adanya penurunan energi jelang sore. Banyak studi menunjukkan bahwa ini bukan akibat pola tidur. Ada serangkaian makanan yang bisa jadi penyebabnya. Padahal makanan ini biasa dikonsumsi dalam pola makan harian.

Jika Anda perlu aliran energi yang stabil, cobalah hindari makanan tertentu saat sedang sibuk bekerja. Berikut beberapa diantaranya menurut laporan The Straits Times (24/04/2017).

Roti Putih
Roti putih terbuat dari karbohidrat sederhana. Ini baik karena akan memberi dorongan gula cepat tapi segera turun sesudahnya. Konsumsi sandwich saat brunch, misalnya, akan membuat Anda ingin tidur tak lama kemudian. Perhatikan juga konsumsi croissant dan makanan lainnya berbahan tepung.

Alternatif: Pilihlah alternatif whole grain atau biji-bijian utuh yang terbuat dari karbohidrat kompleks. Antara lain roti whole wheat (gandum utuh) atau beras merah.

Pisang
Saat dimakan begitu saja, pisang bisa bikin mengantuk. Penyebabnya adalah kandungan magnesium yang dikenal sebagai mineral relaksasi. Ini adalah elemen alami yang lebih baik dikonsumsi sebelum roti.

Baca juga : Sayuran Ini Tidak Sehat Menurut Peneliti Harvard Lho !

Alternatif: Apel merupakan pilihan buah yang lebih baik sebagai camilan sehat berenergi. Buah ini tinggi serat yang membantu pencernaan lebih baik. Sehingga tubuh punya kemampuan menghasilkan energi lebih baik lagi.

Kopi
Kafein dari kopi sejak lama jadi andalan untuk mendapat dorongan instan. Meski begitu, Anda perlu hati-hati saat mengonsumsi kopi. Kafein di dalamnya akan bertahan dalam sistem tubuh selama 10-12 jam. Ini mempengaruhi siklus tidur, membuat Anda ingin minum kopi lagi ditengah sore keesokan harinya. Siklus inipun akan terus berlanjut. Ketahui juga bahwa susu dan gula yang dimasukkan dalam kopi berkontribusi pada tingkatan energi yang tidak konsisten.

Alternatif: Teh jadi sumber kafein yang lebih baik. Konsumsinya menjaga tetap fokus dan tidak memberikan lonjakan energi.
(Muspri-sisidunia.com)