Home » Hiburan » Penyuplai Ganja Untuk Iwa K Kini Menjadi Buruan Polisi

Penyuplai Ganja Untuk Iwa K Kini Menjadi Buruan Polisi



Jakarta – Pada hari sabtu (29/04/2017) dini hari sang pelopor music rapp di Indonesia, Iwa Kusuma alias Iwa K, harus berurusan dengan kepolisian lantaran dirinya tertangkap ketika membawa tiga linting ganja yang dimasukkan kedalam tiga linting rokok.

Penyuplai Ganja Untuk Iwa K Kini Menjadi Buruan Polisi

Iwa K saat menjalani pemeriksaan polisi

Awal penangkapan Iwa K tersebut ketika dirinya berada di Bandara Soekarno Hatta, Banten. Ketika itu polisi menangkap Iwa K ketika hendak terbang ke Makassar, Sulawesi Selatan, untuk sebuah pergelaran musik.

“Dia diamankan saat melintasi x-ray. Petugas keamanan bandara (aviation security) mendapati bunyi peringatan. Dia digeledah. Ditemukan tiga linting rokok yang diduga dicampur ganja,” kata Kasat Narkoba Polres Bandara Soekarno Hatta, Komisaris Martua Silitonga, kemarin.

Iwa, sambung Martua, tak banyak bicara saat petugas keamanan mendapati bungkusan rokok yang ada di kantong celananya berisi tiga batang rokok yang diduga berisi ganja. Ia pun hanya diam saat petugas menggelandangnya ke ruang pemeriksaan.

Berdasarkan hasil pemeriksaan sementara, Iwa K positif mengonsumsi barang terlarang.

Baca juga : Hasil Pemeriksaan, Iwa K Sudah Berulang Kali Pakai Ganja

“Iwa K kami tahan karena kedapatan membawa barang terkarang dan hasil tes urine positif mengandung tetrahidrokanabinol (THC), salah satu zat narkotika yang ada pada ganja,” kata Martua.

Dari keterangan Iwa, ganja itu didapatnya dari kawannya berinisial G.

“Seseorang yang berinisial G kami masukkan dalam daftar pencarian orang (DPO) karena barang terlarang itu diduga berasal dari dia,” kata Martua.

Namun sayangnya saat ditanya keberadaan atau asal Mr G tersebut, Martua enggan menjelaskannya.

“Ya kalau disebutkan, bisa kabur dia,” katanya.

Iwa salah satu musikus yang berjaya di era 1990-an. Tujuh album rap dibuatnya, di antaranya album Ku Ingin Kembali, Kramotak!, dan Nombok Donk yang nge-hit di kalangan remaja masa itu.
(Muspri-sisidunia.com)