sisidunia

Selamat Datang di Portal Berita Www.SisiDunia.Com

 

Saran dan masukan dari Anda sangat kami harapkan guna membangun sebuah portal berita yang bisa memberikan informasi untuk pengetahuan Anda.

 

 Admin,

 www.sisidunia.com

Home » News » Pria Tampan Dari Suku Badui Ini Hebohkan Netizen

Pria Tampan Dari Suku Badui Ini Hebohkan Netizen



Jakarta – Seorang pria berwajah tampan di acara adat Seba Badui di Pendopo Kantor Gubernur Banten, Kota Serang, Banten berhasil mencuri perhatian dan membuat heboh pengunjung. Pasalnya, jika dilihat sekilas wajah pria ini mirip dengan aktor terkenal dunia, Andy Lau.

Pria Tampan Dari Suku Badui Ini Hebohkan Netizen

Asmin, pria tampan suku Baduy

Banyak pengunjung yang berbisik-bisik membicarakan ketampanan wajah pria itu. Bahkan, pria itu jadi buruan bidikan kamera para fotografer.

“Ganteng ya, mirip aktor Cina,” ujar Dziki, seorang fotografer media lokal di Banten, Sabtu (29/4/2017).

Meski berkulit putih bersih dan berwajah oriental. Namun, pria ini ternyata bukan seorang warga keturunan dari Cina. Pria ini bernama Asmin. Dia merupakan warga asli Suku Badui Dalam.

Hal itu terlihat dari pakaian yang dia kenakan. Yakni kain dengan warna serba putih dilengkapi dan ikat kepala yang juga berwarna putih.

Asmin merupakan satu dari seribuan warga Suku Badui yang hadir untuk melaksanakan tradisi leluhur yakni menyerahkan hasil bumi atau upeti kepada Pemerintah Provinsi Banten.

Saat ditanya tentang wajah gantengnya, Asmin pun tak sungkan membuka rahasia di balik ketampanannya itu.

Menurut Asmin, selama ini dia selalu taat mengikuti tradisi Suku Badui yang telah berlaku secara turun temurun dalam hal menjaga kebersihan tubuhnya. Salah satunya yaitu tentang tata cara mandi.

Asmin menceritakan, sejak lahir dia tak pernah membasuh tubuhnya dengan sabun dan tak pernah mengosok gigi menggunakan pasta gigi.

Ia hanya menggunakan batu kali untuk menggosok tubuhnya dari kotoran dan memakai tanaman tradisional untuk keramas. Sedangkan untuk sikat gigi, dia hanya menggunakan sabut kelapa.

“Pantangannya enggak boleh pakai sabun, enggak boleh pakai odol. Kosokannya pakai batu kali bisa, pakai honje juga. Keramas pakai honje, sikat gigi pakai sabut kelapa,” kata Asmin.

(bens – sisidunia.com)