Home » News » Astaga, Siswa SD di Surabaya Terjaring Razia di Klub Malam

Astaga, Siswa SD di Surabaya Terjaring Razia di Klub Malam



Surabaya – Satbinmas Polrestabes Surabaya baru-baru ini melakukan razia ke sejumlah pub & bar alias diskotik di beberapa wilayah di Surabaya. Hasil yang didapat dari razia pun sangat mencengangkan dan buat kaget banyak pihak. Pasalnya petugas menemukan dua bocah SD yang menenggak minuman keras salah satu tempat tersebut.

Astaga, Siswa SD di Surabaya Terjaring Razia di Klub Malam

Ilustrasi

Selain itu, aparat kepolisian juga membekuk sebanyak 16 anak di bawah umur pada Rabu malam (26/04/2017). Mereka terjaring razia lantaran kedapatan sedang mengunjungi Pub & Bar di Jalan Pahlawan.

Saat itu, mereka asyik menenggak minuman berakohol. Selain itu, Operasi Bina Kusuma ini mengamankan dua pasangan mesum saat asyik berduaan di kos-kosan.

Operasi Bina Kusuma ini dimulai pada Rabu malam. Sasarannya adalah kafe dan Kelab Malam di Surabaya. Setelah melakukan apel di Mapolrestabes Surabaya, tim yang terdiri dari 40 personel gabungan ini berangkat ke sejumlah kafe.

Sasaran pertama yang dilakukan pemeriksaan adalah kafe di Jalan Kayoon Surabaya. Polisi memeriksa satu per satu identitas pengunjung dan pekerja di sejumlah kafe di deretan Jalan Kayoon ini. Namun polisi tak mendapati tidak ada pelanggaran.

Baca juga : Razia Kafe Yang Dilakukan Aparat Gabungan Memaksimalkan Penggunaan K9

Setelah itu razia yang dipimpin oleh Kasat Binmas AKBP Minarti itu dilanjutkan di Joker Pub & Bar di Jalan Pahlawan. Dari tempat ini, polisi mendapati 16 remaja yang terdiri dari 14 laki-laki dan 2 perempuan.

Saat dirazia mereka sedang menikmati miras yang ada di kafe itu. Ternyata saat diperiksa, mereka masih belum memiliki KTP. Sebab diketahui mereka merupakan Murid SD.

“Kami terpaksa mengamankan remaja ini lantaran tidak bisa menunjukkan identitas dan untuk memperoleh pembinaan,” ungkap AKBP Minarti. Selain didata, anak-anak ini juga membuat surat pernyataan agar tak mengulangi perbuatannya.

Kemudian, untuk Pub and Bar Joker, Minarti mengaku belum bisa mengambil tindakan. Sebab yang bersangkutan bisa menunjukkan surat perizinan meski bentuknya masih berupa foto kopi.
(Muspri-sisidunia.com)