Home » News » Ini Harapan Din Syamsuddin Untuk Vonis Ahok

Ini Harapan Din Syamsuddin Untuk Vonis Ahok



Jakarta – Persidangan dengan agenda pembacaan putusan untuk Ahok digelar lebih cepat karena tidak ada pembacaan replik dan duplik. Pihak jaksa penuntut umum (JPU) tetap pada tuntutannya sehingga tidak perlu mengajukan replik. Begitu juga Ahok dan penasihat hukumnya tetap pada pembelaannya atau pleidoinya.

Ini Harapan Din Syamsuddin Untuk Vonis Ahokc

Din Syamsuddin

Basuki Tjahaja Purnama dituntut JPU dengan hukuman 1 tahun penjara dengan 2 tahun masa percobaan. Dalam tuntutannya, JPU menyatakan Ahok bersalah sebagaimana diatur dalam Pasal 156 KUHP. Sementara Pasal 156a KUHP digugurkan karena ucapan Ahok tak memenuhi unsur niat menodai agama.

Sementara dalam pleidoinya, Ahok menyatakan dirinya tidak bersalah dan hanya menjadi korban fitnah. Tim penasihat hukum Ahok juga meminta majelis hakim agar kliennya dinyatakan bebas karena terbukti tak bersalah.

Selanjutnya sidang vonis perkara dugaan penodaan agama dengan terdakwa Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok akan digelar pada Selasa (09/05/2017). Ketua Dewan Pertimbangan Majelis Ulama Indonesia (MUI) Din Syamsuddin angkat bicara mengenai vonis tersebut.

Baca juga : Pemuda Muhammadiyah Laporkan Jaksa ke Komisi Kejaksaan

“Kalau dibebaskan tidak bisa, orang banyak rakyat itu akan tergerak, dengan sendiri. MUI tidak akan sanggup. NU, Muhammadiyah tidak akan sanggup menghalangi. Kepolisian tidak akan sanggup untuk menghadapi fatal actraction,” kata Din di Gedung MUI, Jakarta, Rabu (26/04/2017).

Menurut dia, kalau Ahok bebas, hal tersebut bisa saja dipandang mempermainkan hukum. Karena itu, pihaknya akan mengingatkan.

“Kami berpikir seperti itu, mumpung masih ada waktu kita pesankan. Itulah esensi dari Dewan Pertimbangan MUI,” ujar pria yang pernah duduk sebagai Ketua Umum Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah itu.
(Muspri-sisidunia.com)