Home » News » Cerita Perih, Gadis di Cianjur Digagahi Oleh Kenalan di Facebook

Cerita Perih, Gadis di Cianjur Digagahi Oleh Kenalan di Facebook



Cianjur – Hari minggu (23/04/2017) merupakan hari yang naas bagi seorang mahasiswi yang kuliah di daerah Kabupaten Cianjur ini. Pasalnya dia digagahi oleh dua orang yang baru dikenalnya melalui dunia maya alias media social facebook.

Cerita Perih, Gadis di Cianjur Digagahi Oleh Kenalan di Facebook

Ilustrasi

Tak hanya itu, motor mahasiswa yang bersangkutan juga diambil oleh pelaku. Sebelum memperkosa dan mengambil motor, korban yang masih mahasiswa tersebut dicekik lehernya hingga pingsan.

Kasatreskrim Polres Cianjur AKP Benny Cahyadi menuturkan, dari laporan korban polisi langsung melakukan penyelidikan. Hasilnya, kurang dari 1×24 jam, polisi berhasil menangkap dua pelaku utama.

“Tapi karena melawan dan kabur, polisi terpaksa melumpuhkan pelaku dengan menembak bagian betisnya,” katanya saat gelar perkara di Mapolres Cianjur, selasa (25/04/2017) kemarin.

Peristiwa tersebut terjadi pada hari Minggu (23/04/2017). Sebelum bertemu, pelaku dan korban berkenalan melalui Facebook. Merasa cocok, korban yang tercatat sebagai mahasiswi di Kabupaten Cianjur itu bersedia diajak bertemu di wisata air di Desa Babakan Karet, Kecamatan Cianjur.

Baca juga : Awas, Tipuan Gadis Cantik Ini Telah Memakan Korban Puluhan Orang

Saat mencari teman Facebook, korban didatangi pelaku CA, 37, bersama rekannya MR, 28. Kedua pelaku tanpa basa-basi langsung memepet motor korban hingga terjatuh. Khawatir berontak dan berteriak, korban yang dalam kondisi terjatuh dari sepeda motor langsung dicekik hingga pingsan.

”Lehernya dicekik. Dia pingsan sewaktu dibawa,” ujar CA, salah seorang pelaku.

Setelah pingsan, kata dia, korban ditidurkan di semak-semak di sekitar lokasi kejadian. Melihat tubuh korban yang terkulai tak berdaya, CA dan temannya MR langsung menjalankan aksinya.

”Hanya bagian celananya yang dibuka, pakaian atasnya tidak. Gantian saja,” kata dia.

Selain kedua pelaku tersebut, polisi juga menangkap tiga pelaku lainnya yang bertugas sebagai penadah sepeda motor curian. Sepeda motor itu dijual dengan harga Rp 2,8 juta per unit. Pelaku tersebut dikenakan pasal 365 ayat (1) KUHP dan 285 KUHP dengan masa tahanan penjara di atas 5 tahun.
(Muspri-sisidunia.com)