Home » News » Bocah 13 Tahun di Bandung Kepergok Sedang Nyopir Angkot

Bocah 13 Tahun di Bandung Kepergok Sedang Nyopir Angkot



Bandung – Sopir angkutan kota (Angkot) Cicaheum – Ciwastra, Ronald Tambunan (32) membantah telah mempekerjakan GMA (13) untuk menarik angkotnya. Foto GMA viral di media sosial (medsos) saat menyetir.

Bocah 13 Tahun di Bandung Kepergok Sedang Nyopir Angkot

Sopir angkot yang berumur 13 tahun

GMA tepergok warga tengah menyetir angkot jurusan Cicaheum-Ciwastra trayek 09. Peristiwa itu terjadi di Jalan Ibrahim Adjie, Kota Bandung, Jabar pada Selasa (25/4) malam pukul 19.00 WIB.

Baca juga : PSI Yakin Akan Muncul 1000 Orang Baik Gantikan Ahok

“Saya tidak mempekerjakan, saya hanya meminta tolong saja, karena saat itu saya sakit perut,” ucap Ronald saat ditemui di Mapolrestabes Bandung, Jalan Jawa, Kota Bandung, Jabar, Rabu (26/4/2017).

Ronald mengatakan, saat itu Ia tengah menarik penumpang. Saat tiba di kawasan Pasar Kordon, Ronald sakit perut lantaran sakit maagnya kambuh. Ia pun merasa tak sanggup lagi menyetir mobil. Ronald lalu meminta tolong GMA yang kebetulan sedang jalan menuju ke rumahnya.

“Dia lewat di mobil saya. Lalu saya minta tolong ke dia untuk bawa mobil sampai ke Samsat. Karena tanggung sudah ada tiga penumpang di angkotnya,” tutur Ronald.

Ronald mengaku sudah dua kali melihat GMA membawa mobil. Sehingga, ia mempercayakan angkotnya dikemudikan oleh GMA yang kebetulan rumahnya bertetangga dengan istri Ronald.

“Ketika dia bawa mobil saya ada di samping dia. Dia juga pelan bawa mobilnya cuma 20 km/jam,” katanya.

Ronald tak menyangka kasus itu viral di media sosial dan menjadi perhatian publik.

“Ya mulai saat ini tidak akan lagi minta tolong sama dia,” katanya.

Kasatlantas Polrestabes Bandung AKBP Asep Pujiyono mengatakan menyusul viralnya foto GMA di media sosial, pihaknya sudah melakukan tindakan. Untuk sementara, polisi melakukan penilangan terhadap sopir angkot.

“Kita melakukan penilangan. Angkot juga sudah kita lakukan penyitaan,” kata Asep ditempat yang sama.

Menurut Asep, pihaknya tidak melakukan tindakan hukum terhadap Ronald. Sebab, sambung Asep, berdasarkan hasil pemeriksaan, tidak ditemukan unsur pidana.

“Bocah itu tidak ada hubungan apa-apa. Tidak ada unsur mempekerjakan juga. Ronald hanya meminta tolong,” kata Asep.

(bens – sisidunia.com)