Home » News » Ahok Kalah di Putaran Kedua, Putri Ahok Kegirangan

Ahok Kalah di Putaran Kedua, Putri Ahok Kegirangan



Jakarta – Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok kemarin ikut bertarung dalam Pilkada DKI Jakarta 2017 bersama pasangannya, Djarot Saiful Hidayat. Pada putaran pertama, Ahok sempat memenangkan perolehan suara tertinggi diantara pasangan Agus-Sylvi dan Anies-Sandi.

Ahok Kalah di Putaran Kedua, Putri Ahok Kegirangan

Keluarga kecil Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok

Rupanya pada putaran kedua, pasangan ahok-Djarot justru mendapat perolehan suara yang lebih sedikit bila dibandingkan dengan pasangan Anies-Sandi. Tentu saja bisa dilihat bahwa yang menang dalam Pilkada DKI Jakarta itu pasangan Anies-Sandi yang tentunya kedepan akan menjabat sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta periode 2017-2022.

Banyak pendukung Ahok-Djarot yang merasa sedih atas kekalahan Ahok-Djarot dalam Pilkada DKI Jakarta 2017. Hal tersebut terlihat dari banyaknya karangan bunga yang dikirimkan untuk pasangan Ahok-Djarot di Balai Kota DKI Jakarta. Tulisan yang tertera dalam karangan bunga tersebut juga menunjukkan kesedihan para pendukungnya.

Namun hal yang berbeda justru dirasakan oleh putri Ahok, Nathania Purnama. Menurut cerita dari adik Ahok, Fify Letty, Nathania justru kegirangan ketika mengetahui ayahnya kalah dalam Pilkada DKI Jakarta 2017 putaran kedua.

“Anaknya bilang, hore bapaknya kalah. Itu anaknya yang cewek,” kata Fify di Jakarta, Rabu (26/4/2017).

Baca juga : PSI Yakin Akan Muncul 1000 Orang Baik Gantikan Ahok

Menurut Fify, Nathania merasa kegirangan lantaran kini sang ayah bisa lebih sering menemani jalan-jalan. Memang sebelumnya Ahok lebih sibuk dengan aktivitasnya sebagai gubernur.

“Biasanya sekeluarga itu kan jalan-jalan. Nah, ini anaknya merasa kalau udah enggak menjabat bisa ikut jalan. Kemarin-kemarin kan Pak Ahok enggak mau ikut jalan. Namanya anak cewek, mungkin lebih sensitif, ya,” ujar dia.

Kesedihan, kata Fify, justru terlihat dari anak laki-laki Ahok, Nicholas Purnama dan Daud Albeenner Purnama, saat melihat hasil hitung cepat Pilkada DKI 2017. Padahal, saat itu Ahok justru biasa saja menerima kekalahan itu.

“Dia kalah malah dia (Ahok) yang hibur kita. Dia happy-happy aja. Memang motifnya (Ahok) cuma satu kan, mengabdi untuk rakyat,” kata Fify.
(Muspri-sisidunia.com)