Home » Sport » Zidane Dipecat Lantaran Madrid Kalah Lawan Barca ?

Zidane Dipecat Lantaran Madrid Kalah Lawan Barca ?



Madrid – Real Madrid masih punya peluang menjuarai La Liga dan Liga Champions musim ini. Tapi menyusul kekalahan di El Clasico, Zinedine Zidane tiba-tiba saja dirumorkan akan dipecat.

Zidane Dipecat Lantaran Madrid Kalah Lawan Barca ?

Zinedine Zidane

Madrid harus tunduk 2-3 dari Barcelona di Santiago Bernabeu dalam ajang La Liga. Gol Lionel Messi di masa injury time jadi penyebab gagalnya tim tuan rumah.

Dengan kekalahan itu, peluang Madrid untuk menjuarai La Liga musim ini jadi terancam. Sebab, raihan 75 poin Los Blancos saat ini disamai Blaugrana, yang punya satu pertandingan lebih banyak.

Hasil kekalahan ini tak hanya mengganggu posisi Madrid di klaseman, namun posisi Zidane sejauh ini mulai dispekulasikan.

AS, media Spanyol yang dikenal berpihak ke Madrid, memberitakan bahwa Zidane terancam dipecat jika gagal meraih trofi musim ini. Selain La Liga, peluang juara Cristiano Ronaldo dkk. ada di Liga Champions, yang akan berjumpa Atletico Madrid di babak semifinal.

Selain AS, BBC juga memuat kabar serupa. Media asal Inggirs tersebut menyebut bahwa Joachim Low jadi calon pelatih Madrid di masa depan.

Dengan dertan rumor itu, Terry Gibson, mantan pesepakbola Inggris yang pernah bermain untuk Tottenham Hotspur dan Manchester United, kesal. Dia menyebut bahwa tak adil untuk memecat Zidane dalam waktu dekat.

Baca juga : Kalah Lawan Barcelona, Zidane Sesalkan Peluang Terbuang dan Kecerobohan Tim

“Jika Madrid tidak memenangkan La Liga atau Liga Champions, ini adalah keputusan yang harus dibuat Madrid. Saya pikir tidak adil jika memecat Zidane, tapi apakah tidak adil untuk menganggap mereka akan memecat Zidane jika tidak mendapat trofi?” kata Gibson seperti dikutip Sky Sports.

“Saya sunguh tidak berpikir itu jadi keputusan yang tepat. Apakah faktanya Zidane membuat perbedaan? Saya berharap demikian. Dia terlalu baru dalam kariernya dan ini adalah peran besar untuk pekerjaan pertama sebagai manajer,” sambungnya.

“Saya harap dia masih akan menjadi manajer Madrid dalam beberapa tahun untuk lebih baik lagi. Kita harus ingat bahwa dia punya hubungan dengan Madrid, jadi tidak perlu banyak kritik.”

“Saya tahu bagaimana amarah kekalahan di pertandingan besar dari rival terbesar Anda. Tapi Madrid punya kesempatan di La Liga dan semifinal Liga Champions,” tegas pria 54 tahun itu.
(Muspri-sisidunia.com)