Home » News » Seorang Kakek Tewas Gantung Diri, Usai Melakukan Percobaan Bunuh Diri 3 Kali

Seorang Kakek Tewas Gantung Diri, Usai Melakukan Percobaan Bunuh Diri 3 Kali



Pemalang – Masjono (79) seorang kakek warga Dusun Kendalduwur, Sidorejo, Comal, Kabupaten Pemalang, Jawa Tengah, gantung diri di dekat dapur rumahnya, Selasa (25/4/2017). ia nekat bunuh diri lantaran tak kuasa menahan sakit di bagian perut yang dideritanya sejak dua tahun belakangan.

Seorang Kakek Tewas Gantung Diri, Usai Melakukan Percobaan Bunuh Diri 3 Kali

Gambar ilustrasi

Ternyata, aksinya tersebut merupakan percobaan ketiganya. Masjono benar-benar dinyatakan meninggal dunia akibat jeratan kain sarung di lehernya. Ratusan warga berbondong-bondong datang ke rumah duka untuk memastikan berita gantung diri yang menyebar.

Baca juga : Mendapat Banyak Karangan Bunga, Djarot : “Terima Kasih”

Kejadian memilukan itu pertama kali diketahui sang anak, Mukhayat (59) saat hendak mengambil wudu untuk salat subuh. Dengan diantar putrinya Lulu Lutfiyah (34), ia ke belakang untuk mengambil air wudu.

Namun, sang anak menjerit saat menjumpai bapaknya dalam posisi tergantung dengan kain sarung di ruangan dekat dapur rumahnya. Sang bapak meninggal dunia.

“Kejadian tersebut telah dilaporkan ke Polsek Comal oleh keluarganya pukul 07.00 WIB tadi. Petugas kami langsung menuju lokasi kejadian bersama tim medis dari Puskesmas Purwoharjo yang dipimpin oleh dokter Konita,” ucap Kapolsek Comal AKP Utomo.

Dari keterangan petugas yang datang ke lokasi kejadian, Masjono menggunakan kain sarung sepanjang 89 centimeter, sedangkan panjang tiang ke tanah sekitar 253 cm dan jarak kaki ke tanah sekitar 29 cm.

“Hasil pemeriksaan dari dokter, korban meninggal karena bunuh diri dengan cara gantung diri yang ditandai dengan keluarnya kotoran dari lubang dubur. Tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan,” dia menambahkan.

(bens – sisidunia.com)