Home » Gaya Hidup » Liburan, Karyawan di Hongkong Gelar Kemah di Jalan Raya

Liburan, Karyawan di Hongkong Gelar Kemah di Jalan Raya



Hong Kong – Ketika berkunjung ke Hong Kong pada hari Minggu, kita akan disuguhkan dengan sebuah pemandangan yang tak biasa. Pasalnya khusus untuk hari Minggu seluruh warga dapat dengan bebas piknik dijalanan.

Liburan, Karyawan di Hongkong Gelar Kemah di Jalan Raya

Liburan, Karyawan di Hongkong Gelar Kemah di Jalan Raya

Piknik atau rekreasi memang dibutuhkan oleh semua orang untuk melepas penat. Aktivitas sehari-hari dapat membuat seseorang merasa jenuh dan bosan. Stress yang menumpuk juga dapat mengakibatkan gangguan kesehatan.

Di Hong Kong, para pekerja atau karyawan liburan membuat tenda di jalan raya lho. Menurut warga Hong Kong, kegiatan orang berlibur di jalan setiap akhir pekan ini sudah berlangsung lama. Tiap hari minggu, para pekerja yang sebagian besar tenaga kerja asing itu bebas beraktivitas di beberapa jalan-jalan utama Kota Hong Kong.

“Mereka ini warga asing tidak dari Hong Kong. Karena Hong Kong ini kecil dengan penduduknya besar, akhirnya semua destinasi penuh dan di sinilah mereka ditampung,” kata Edward, salah satu warga yang tinggal di Hong Kong.

Jalan-jalan yang penuh warga liburan itu adalah Chater Road dan Jackson Road. Tak hanya di jalan, mereka juga memenuhi taman yang ada di sekitarnya, seperti Chater Garden.

Baca juga : Pria Ini Rela Berkostum Pikachu Demi Mengobati Putri yang Menderita Leukimia

Pemerintah, kata Edward mendukung kegiatan liburan itu. Buktinya, jalan-jalan tersebut ditutup total di jam-jam tertentu, seperti CFD (car free day) di Indonesia namun lebih panjang waktunya.

Warga pun terlihat sumringah dengan liburan ala kadarnya itu. Tikar digelar, tenda didirikan, dan terlihat sebagian orang lainnya berlatih menari di jalanan pula.

Emperan gedung-gedung perbelanjaan pun tak luput dari warga yang berteduh menggelar tikar atau memasang kain terpal. Mereka pun terkesan dibiarkan melakukan semaunya, karena sampah terlihat di mana-mana. Namun, hal itu akan hilang saat menjelang hari Senin.
(Muspri-sisidunia.com)