Home » Hiburan » Hakim Cantik Jumiati Alim Mendadak Viral di Medsos

Hakim Cantik Jumiati Alim Mendadak Viral di Medsos



Jakarta – Profesi sebagai seorang hakim biasanya identik dengan kaum pria. Namun tidak dengan seorang hakim yang satu ini. Pasalnya selain memiliki paras yang cantik, ia juga rela untuk menjadi seorang hakim di wilayah pelosok Indonesia. Hakim tersebut bernama Jumiati Alim (29).

Hakim Cantik Jumiati Alim Mendadak Viral di Medsos

Jumiati Alim alias Mimy

Sebagai wanita, Jumiati Alim dituntut untuk menjadi hakim yang adil namun tak boleh memperlihatkan sisi emosional saat di persidangan. Meski demikian, wanita yang akrab disapa Mimy ini mengaku bahwa menjadi hakim adalah passion yang dijalaninya sepenuh hati.

Sejak menamatkan sekolah di SMA Negeri 1 Makassar, tahun 2005 silam, Mimy memang tertarik untuk mendalami dunia hukum. Namun saat itu keinginannya bukan menjadi hakim, melainkan pengacara. Namun seiring berjalannya waktu, Mimy merasa prihatin terhadap komentar negatif masyarakat yang sering menganggap hukum di Indonesia tidak adil.

“Sejak saat itu saya berfikir kalau ingin hukum ditegakkan, berarti hakimnya harus adil. Kalau mau hakim adil, saya sendiri harus berusaha jadi hakim yang adil. Karena saya percaya perubahan itu harus selalu dimulai dari diri sendiri,” kata Mimy mengawali ceritanya.

Bertekad untuk menjadi seorang hakim, Mimy kemudian melanjutkan pendidikan strata satu di Fakultas Hukum Universitas Hasanuddin. Ia kemudian mendalami ilmunya lewat sekolah pasca sarjana di Fakultas Hukum Universitas Indonesia.

Setelah lulus kuliah, Mimy kemudian mengikuti seleksi CPNS pada tahun 2011 di Pengadilan Negeri Depok. Ia kemudian memulai kariernya setelah diterima oleh Mahkamah Agung sebagai calon hakim di Depok, Jawa Barat. Barulah setelah itu ia dilantik sebagai hakim di Pengadilan Negeri Jeneponto sejak September tahun 2014 lalu hingga sekarang.

Kecintaannya pada dunia hukum juga membuatnya rela menjadi seorang hakim di daerah ‘pelosok’ Sulawesi Selatan. Kini, Mimy ditugaskan di Pengadilan Negeri Jeneponto. Lokasi Jeneponto tidak begitu jauh dari Makassar, hanya berjarak 90 kilometer atau sekitar 2 jam perjalanan dengan mobil.

Baca juga : Berkas Perkara Ridho Rhoma Hampir Rampung

Di balik sikap tegas menyelesaikan perkara di ruang sidang, Mimy memiliki keprihatinan terhadap ratusan kasus yang telah ditanganinya. Suka duka menjadi penegak hukum telah ia alami. Mulai dari kasus penganiayaan hingga pembunuhan. Sementara kasus yang marak terjadi di Jeneponto menurut Mimy adalah kasus perkelahian sesama perempuan dan narkotika.

Putri bungsu mantan Hakim Konstitusi, Dr. Muhammad Alim, S.H., M.Hum. dan Rospati ini menuturkan banyak kasus yang membuatnya merasa terenyuh. Dari sekian kasus yang pernah diselesaikannya, ada satu kasus yang pernah membuatnya berderai air mata. Pada 2015 lalu, ia menjatuhkan vonis hukuman 1 tahun 8 bulan penjara kepada lelaki berusia 92 tahun.

“Perkara penganiayaan berat yang dilakukan kakek itu. Saat itu sedang bulan Ramadan. Saya bener-bener nahan air mata pas bacain putusannya, apalagi setelah baca putusan terdakwa berkali-kali minta maaf dan bilang kalau dia nggak mau lebaran di penjara dan nggak mau mati di penjara. Duh rasanya sedih tapi itulah konsekuensi kerjaan saya,” beber Mimy.

Besar harapan Mimy agar hukum di Indonesia menjadi lebih baik dan sebagai seorang wanita ia juga berpesan kepada para perempuan untuk jangan pernah berhenti berusaha dan berdoa untuk mewujudkan cita-cita. “Jangan takut menjadi berbeda dan jangan pernah menyerah walau pernah gagal, karena orang-orang hebat tidak dilahirkan dari kemudahan,” tutur dia.
(Muspri-sisidunia.com)