Home » News » Dua Gadis Ditangkap Polisi Usai Tawarkan Jasa Kenikmatan di Medsos

Dua Gadis Ditangkap Polisi Usai Tawarkan Jasa Kenikmatan di Medsos



Samarinda – Prostitusi online yang telah beroperasi kurang lebih setahun berhasil diungkap Unit Eksus Satreskrim Polresta Samarinda.

Dua Gadis Ditangkap Polisi Usai Tawarkan Jasa Kenikmatan di Medsos

Akun Twiter prostitusi online

Pengungkapan tersebut awalnya dari pantauan di media sosial dan juga informasi masyarakat terkait adanya akun twitter yang memposting konten berbau pornografi, termasuk cuitan yang isinya mempromosikan diri untuk berkencan.

Baca juga : Dituding Memfitnah, Hary Tanoe Polisikan Allan Nairn

“Pantauan terhadap akun di media sosial yang berbau pornografi, sudah kita lakukan sejak awal tahun ini. Dan, dua akun ini memang terbukti melanggar UU ITE dan UU Pornografi, karena konten yang di posting berbau asusila maupun pornografi,” ungkap Kanit Eksus Satresrim Polresta Samarinda, AKP Nono Rusmana, Selasa (25/4/2017).

Bahkan, kepolisian juga telah mengamankan dua pelaku, pemilik akun tersebut, yang diamankan di jalan Imam Bonjol, pada Selasa (25/4/2017) dini hari.

Kedua pelaku yang diamankan, diantaranya MK alias Nayla (17), dengan akun twitter bernama @naylanaz022 dan Jm alias Amel (22), dengan akun bernama @AmelSamarinda.

“Mereka tidak saling kenal, dan dari hasil pemeriksaan, mereka sendiri yang posting, termasuk foto yang ada di akun itu, ya foto mereka sendiri. Dan, mereka ini tidak dibawah naungan mucikari, mereka sendiri yang lakukan,” ungkapnya.

Saat ini kepolisian masih mendalami lagi kasus tersebut, kendati akun tersebut menjurus kepada prostitusi online, namun kepolisian masih fokus terhadap perkara kasus pelanggaran ITE dan porografi.

Keduanya pun dijerat pasal 27 ayat 1 uu RI th 2008 tentang ITE dan atau pasal 29 UU RI no 44 th 2008.

Polisi berhasil mengamankan barang bukti berupa screenshoot postingan di akun kedua pelaku, handphone dan kartu SIM dari kedua pelaku. (bens – sisidunia.com)