Home » Techno » Daya Baterai Smartphone Kamu Sering Terkuras ? Coba Simak Penjelasan Berikut !

Daya Baterai Smartphone Kamu Sering Terkuras ? Coba Simak Penjelasan Berikut !



Jakarta – Menggunakan telepon genggam alias ponsel alias smartphone tentu diserti beberapa aplikasi didalamnya. Tujuan penggunaan aplikasi ini adalah untuk mempermudah pengguna dalam melakukan kegiatannya seperti berjejaring social yang menggunakan aplikasi facebook, twitter, Instagram, dan lain-lain.

Daya Baterai Smartphone Kamu Sering Terkuras ? Coba Simak Penjelasan Berikut !

Aplikasi Pembersih di Play Store

Ada berbagai macam aplikasi yang tersedia di Play Store, kita dapat memilih mulai dari yang kontennya gratis sampai berbayar sekalipun. Harga aplikasi yang disediakan di Play Store juga beragam.

Namun tak dapat dipungkiri masalah yang akan muncul ketika kita menggunakan banyak aplikasi dalam satu smartphone adalah daya baterai yang akan semakin melemah. Daya baterai yang semakin melemah bila dibiarkan terlalu lama maka dapat juga menyebabkan kerusakan dari baterai itu sendiri.

Maka diharapkan kepada seluruh pengguna dapat memilih dan memilah aplikasi yang digunakan dengan bijak. Oleh karena itu, ada sejumlah aplikasi yang tampaknya perlu dihapus oleh pengguna smartphone Android, apa saja? Berikut adalah aplikasi yang patut di-uninstall dari Android seperti yang dilansir dari Android Pit, Minggu (23/4/2017).

1. Aplikasi yang Diklaim Mampu Menghemat RAM
Perlu kamu ketahui, aplikasi yang berjalan di background smartphone pastinya memakan kapasitas RAM dan baterai smartphone. Banyak yang menyarankan untuk menghemat kapasitas RAM, pengguna perlu memasang aplikasi yang bisa menghemat RAM.

Namun pada prinsipnya, aplikasi yang menghemat RAM ini justru menutup proses kerja aplikasi-aplikasi lain. Hal ini dianggap bisa memperparah masalah, sebab dengan proses penutupan secara paksa, berbagai aplikasi yang berjalan di background justru harus memulai kembali prosesnya. Padahal, untuk membuka kembali aplikasi, dibutuhkan ruang di RAM dan juga baterai. Maka dari itu, aplikasi pihak ketiga yang mengklaim dirinya sebagai penghemat RAM sesungguhnya tidak diperlukan dan lebih baik dihapus dari Android.

Baca juga : Google Play Store Telah Diperbarui

2. Aplikasi Antivirus
Sebenarnya, smartphone Android dan Play Store di dalamnya bisa melakukan tugas-tugas aplikasi antivirus. Misalnya untuk perlindungan dari kehilangan, kamu tinggal menggunakan Android Device Manager tanpa perlu aplikasi tambahan.
Sementara, kalau aplikasi mengandung malware, Google akan mengeceknya secara otomatis di Play Store. Oleh karena itu, aplikasi antivirus sebenarnya hanya berguna jika kamu sering mengunduh aplikasi yang sumbernya bukan dari Play Store (berbentuk file APK). Nah, saat itulah aplikasi antivirus memeriksa aplikasi non-Play Store selama proses instalasi. Antivirus juga memberikan peringatan jika aplikasi yang dipasang berbahaya.

3. Aplikasi Bawaan
Banyak merk smartphone yang memasang berbagai aplikasi pada perangkatnya, sebut saja aplikasi pemesanan hotel, gim, atau aplikasi Office. Padahal jika disadari, banyak aplikasi bawaan sebenarnya tidak dipakai dan justru menambah beban ponsel bahkan sulit untuk di-uninstall.

Kalau tidak bisa dihapus, kamu hanya tinggal membuka ikon info aplikasi (app drawer) yang dimaksud, lalu kamu bisa memilih untuk menghapus atau mendeaktivasi. Sekadar informasi, beberapa vendor smartphone tak mengizinkan penggunanya uninstal Facebook, Twitter dan media sosial lainnya. Tentu ini hal ini menjengkelkan bagi mereka yang tidak menggunakannya.
(Muspri-sisidunia.com)