Home » News » Seorang Dosen Unnib Tewas Saat Mengikuti Olahraga Arung Jeram

Seorang Dosen Unnib Tewas Saat Mengikuti Olahraga Arung Jeram



Jakarta – Esti Ambaratsari (44), warga Kelurahan Pagar Dewa Kecamatan Selabar Kota Bengkulu, tewas. Korban yang berprofesi sebagai dosen FKIP Bahasa Inggris Universitas Bengkulu (Unib) itu tewas saat mengikuti olahraga arung jeram di aliran Sungai Asam Kumbang, Desa Kota Agung Kecamatan Bermani Ilir Kabupaten Kepahiang, Provinsi Bengkulu.

Seorang Dosen Unnib Tewas Saat Mengikuti Olahraga Arung Jeram

Gambar ilustrasi

Perahu yang ditumpanginya itu terbalik dan korban langsung terseret arus aliran sungai. Saat ini jenazah korban, sudah dievakuasi oleh tim gabungan SAR ke rumah sakit Kepahiang.

Baca juga : Sadis, Ibu Baru Melahirkan Ini Ditemukan Tewas Bersimbah Darah di Dapur

“Korban ditemukan tidak jauh dari lokasi tempat kejadian perkara (TKP), dalam keadaan meninggal dunia,” kata Kapolres Kepahiang AKBP Ady Savart, Minggu (23/4/2017).

Tim arung jeram start dari Sungai Jalan Cluser, Kecamatan Tebat Karai, Kabupaten Kepahiang. Setelah mengarungi aliran sungai sekira 30 menit di kawasan itu, perahu karet yang ditumpangi 7 orang tersebut terbalik.

Perahu itu terbalik di titik aliran Sungai Asam Kumbang Desa Kota Agung, Kecamatan Bermani Ilir. Tujuh korban yang ada dalam perahu terpental. Namun, enam dari tujuh korban tersebut berhasil selamat.

Enam korban selamat itu ialah Novaldi (22), Roni Hendra (22), Sella Ramadanu (21), Jovi Handi Jaya (22), Citra Ulandari (21), Yhenti (21). Semuanya adalah mahasiswa Unib.

Sementara, korban atas nama Esti Ambaratsari (44), terseret arus deras aliran sungai. Setelah dilakukan pencarian oleh tim SAR gabungan korban berhasil ditemukan tidak jauh dari lokasi TKP. Seketika itu, jenazah korban langsung dievakuasi ke Rumah Sakit Kepahiang.

“Korban sudah dibawa ke rumah sakit Kepahiang, untuk divisum,” pungkas Ady.

(bens – sisidunjia.com)