Home » Gaya Hidup » Pria Ini Rela Berkostum Pikachu Demi Mengobati Putri yang Menderita Leukimia

Pria Ini Rela Berkostum Pikachu Demi Mengobati Putri yang Menderita Leukimia



Jakarta – Demi mendapatkan uang untuk mengobati putrinya yang menderita leukimia, seorang pria terpaksa mengenakan kostum Pikachu.

Pria Ini Rela Berkostum Pikachu Demi Mengobati Putri yang Menderita Leukimia

Liu Yuehu mengenakan kostum Pikachu mengenakan kostum Pikachu

Liu Yuehu belum lama menjadi seorang ayah. Putrinya yang lahir pada Agustus 2015 bernama Yu Yan, mendadak didiagnosis menderita leukimia limfostik akut pada Januari lalu.

Baca juga : Pria Asal Tiongkok Ini Memotong Rambut Menggunakan Besi Panas

Menurut dokter, gadis kecil itu memiliki kemungkinan 70% untuk sembuh dari penyakit tersebut, tapi butuh biaya yang sangat besar. Karena besarnya cinta pada sang anak, Liu pun memutuskan untuk tidak menyerah.

Liu berhenti dari pekerjaannya sebagai buruh bangunan. Sebab, upahnya hanya dibayar pada akhir tahun sementara ia butuh uang secepatnya.

Ia memutuskan untuk membeli kostum Pikachu dan menjual jasa berfoto bersama Pikachu untuk mendapatkan uang. Biasanya, Liu terlihat di stasiun Chengdu, menunggu seseorang yang mau berfoto bersamanya.

Liu tak pernah menarik tarif tertentu. Apapun yang diberikan oleh orang, ia terima. Bahkan, ia tak menolak bila diajak berfoto oleh anak-anak kecil yang melihatnya meski tanpa bayaran.

Di tempat ia berdiri, Liu juga menuliskan kisah putrinya. Agar tak dikira menipu, ia menyertakan beberapa surat medis untuk mendukung ceritanya.

Melansir dari Shanghaiist, sejauh ini pria muda itu telah mengumpulkan 13.000 yuan berkat kebaikan orang-orang. Setiap hari, ia butuh sekitar 3.000 yuan untuk pengobatan putrinya. Belum lagi keluarga itu telah menghabiskan 160.000 yuan untuk putrinya. Tabungan mereka sudah habis dan mereka masih punya hutang dengan kerabat mereka.

Liu hanya membeli sepotong roti dan sebotol air mineral untuk makan siang. Liu mengaku pada wartawan hidupnya benar-benar berubah. Sewaktu muda, ia merupakan remaja yang agak nakal. Dan kini, ia adalah seorang ayah yang berjuang mati-matian demi menyelamatkan hidup putrinya. (bens – sisidunia.com)