Home » News » Sempat Alami Kerusakan Mata, Keadaan Novel Baswedan Membaik

Sempat Alami Kerusakan Mata, Keadaan Novel Baswedan Membaik



Jakarta – Pada hari selasa (11/04/2017) lalu sebuah musibah tengah dialami oleh saudara sepupu Calon Gubernur DKI Jakarta 2017 Anies Baswedan, Novel Baswedan. Pasalnya sang penyidik senior Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) ini mendapat serangan dari seseorang yang masih belum diketahui identitasnya.

Sempat Alami Kerusakan Mata, Keadaan Novel Baswedan Membaik

Novel Baswedan

Kejadian tersebut terjadi ketika Novel pulang dari menunaikan ibadah Shalat Shubuh di Masjid Al-Ihsan, Kelapa Gading. Tiba-tiba ada seseorang yang menyerangnya dengan menyiram wajahnya dengan air keras.

Akibatnya siraman air keras itu mengenai matanya sehingga mengalami kerusakan. Tentu saja Novel akhirnya harus mendapatkan perawatan intensif di Singapore National Eye Center (SNEC) sampai saat ini.

Kini kondisi Novel Baswedan mulai membaik. Meskipun begitu hingga hari ini, minggu (23/04/2017), masih harus mendapatkan perawatan secara intensif di Singapore National Eye Center (SNEC).

Berdasarkan hasil pemantauan tim dokter per Sabtu (22/4/2017), dua mata Novel berangsur membaik terutama bola mata bagian kanan. Mata sebelah kanan sudah terjadi pemulihan signifikan. Dalam beberapa hari ke depan, tim dokter berharap pengobatan bisa menyentuh perbaikan kornea mata.

“Kondisinya semakin membaik kecuali mata kirinya yang belum,” ujar Taufik Baswedan, kakak Novel Baswedan, kepada wartawan, Minggu (23/4/2017).

Baca juga : Ketua KPK Menolak Penggratisan Biaya Pengobatan Novel

Kondisi Novel Baswedan dijelaskan lebih lanjut oleh Kabiro Humas KPK Febri Diansyah. Febri mengatakan bahwa dokter telah melakukan analisis langsung terhadap kedua bola mata Novel menggunakan alat periksa mata manual. Selain itu, ada cairan kimia yang digunakan.

“Memberikan cairan kimia terhadap kedua bola mata untuk mengetahui kondisi mata dengan indikator warna, memberikan eye drop, membersihkan sela di antara mata dan ‘casing’ mata agar tidak merapat akibat inflamasi, dan pengecekan tekanan pada mata,” jelasnya.

Febri menerangkan, terdapat perkembangan pemulihan daerah putih mata kanan (conjungtiva) sebesar 10-20%. Sedangkan mata kiri hanya sekitar 5-10%. “Tekanan mata kanan sebesar 16/17, dengan range batas normal adalah 6-21,” tuturnya.

Febri mengatakan pemulihan mata kiri Novel masih lambat. Diprediksi prosesnya dalam hitungan minggu. Salah satu kendalanya, ada sedikit kondisi merapatnya bola mata dengan ‘casing’ mata akibat peradangan.

“Namun sudah dibersihkan dan kembali normal,” katanya.

“Untuk mata kanan dan kiri, belum ada pertumbuhan bagian kornea karena terkait dengan proses lanjutan setelah bagian putih tumbuh,” imbuhnya.
(Muspri-sisidunia.com)