Home » News » Suara Tangisan Bayi di Kawasan Pemakaman Membuat Takut Warga Pontianak

Suara Tangisan Bayi di Kawasan Pemakaman Membuat Takut Warga Pontianak



Jakarta – Warga Komplek Ari Karya Indah III, Jalan Danau Sentarum, Pontianak Kota, Kalbar dibuat katut dengan suara tangisan bayi di kawasan pemakaman muslim, Jumat (21/4/2017) dini hari.

Suara Tangisan Bayi di Kawasan Pemakaman Membuat Takut Warga Pontianak

Gambar ilustrasi

Warga remaja masjid Panti Asuhan Al Amin yang penasaran memberanikan diri mencari sumber suara tangisan itu. Setelah ditemukan, ternyata bayi benaran.

Baca juga : Jokowi Diminta Kerahkan Densus 88 Guna Mencari Pelaku Teror Novel

Bayi laki-laki itu dibuang belakang Panti Asuhan Al Amin yang bersebelahan dengan pemakaman muslim Jalan Danau Sentarum.

Saat ditemukan, bayi yang diduga dibuang oleh orangtuanya itu mengenakan sarung tangan, pakaian dan popok. Kemudian di alas dengan kain putih dan selimut kecil.

“Bayi ini ditemukan Rusli dan Herpandi. Kedua pria ini merupakan remaja masjid Panti Asuahn Al Amin,” kata Kasat Reskrim Polresta Pontianak Kompol Muhammad Husni Ramli, Jumat (21/4).

Rusli dan Herpandi melaporkan temuannya kepada Ketua RT setempat. Kemudian Ketua RT dan warga berkoordinasi dengan kepolisian.

“Anggota kita ke TKP melakukan identifikasi lapangan serta membawa bayi tersebut ke rumah sakit, memastikan kondisi kesehatannya,” jelas Husni.

Hasil pemeriksaan tim medis, bayi tersebut dalam keadaan sehat. “Jika dilihat, bayi ini masih berusia hitungan hari,” katanya.

Hingga tadi malam polisi masih melakukan penyelidikan. Memeriksa saksi dan mencari petunjuk di TKP.

Husni mengimbau warga, jika menemukan wanita yang baru melahirkan di lokasi penemuan bayi, segera menghubungi polisi.

“Kami berharap kerjasama warga untuk mengungkap pelaku pembuangan bayi ini,” harapnya.

Sementara ini, bayi laki-laki tersebut dititipkan di Panti Asuhan Al Amin. “Dalam penanganan kasus ini, kita juga berkoodinasi dengan Dinas Sosial dan Komisi Perlindungan Anak Indonesia Daerah (KPAID),” ujar Husni.

(bens – sisidunia.com)