Home » News » MenPAN RB Akui Masih Banyak Keluhan Terkait Kinerja Aparatur Sipil Negara

MenPAN RB Akui Masih Banyak Keluhan Terkait Kinerja Aparatur Sipil Negara



Jakarta – Akuntabilitas kinerja instansi pemerintah pusat dan daerah terus menerus mengalami perbaikan seiring berjalannya waktu. Bahkan beberapa belakangan ini pemerintah juga berupaya untuk memberantas upaya Pungutan Liar (Pungli) disejumlah Aparatur Sipil Negara (ASN).

MenPAN RB Akui Masih Banyak Keluhan Terkait Kinerja Aparatur Sipil Negara

Asman Abnur

Meski begitu, Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB), Asman Abnur mengakui masih banyak keluhan masyarakat mengenai kinerja para Aparatur Sipil Negara (ASN).

“Ya masih banyak keluhan ya,” ucap Menpan-RB, Asman Abnur saaat ditemui di Kementeri PAN-RB, Jumat (21/4/2017).

Pungutan liar (pungli) pun masih jadi kenakalan yang paling banyak dilakukan para ASN. ASN sendiri meliputi Pegawai Negeri Sipil (PNS), prajurit TNI, anggota Polri, dan juga pejabat negara.

“Kan banyak tuh kejadiannya ada saber pungli, segala macam jangan melihat masa lalu kedepannya yang kita lihat,” ungkap Asman Abnur.

Baca juga : Insentif Belum Dibayar, Guru di Bekasi Ancam Mogok Mengajar

Menyadari keluhan tersebut Kemenpan-RB kembali memotivasi para Aparatur Sipil Negara agar meningkatkan kompetensinya dengan menggelar Top 99 Inovasi Pelayanan Publik 2017. Pada gelaran tersebut seluruh lembaga negara dan pemerintahan ditantang untuk membuat sistem kerja baru yang inovatif yang mampu mengurangi kinerja ASN yang kurang baik.

“Tapi ini kita harapkan gak bisa sekaligus ya, ini kita harus masifkan pergerakannya. Jadi tadi kita mengurangi supaya tidak ada lagi pungutan liar, agen-agen, calo-calo, segala macam. Dengan pelayanan transparan ini intinya gak bisa main-main lagi,” ungkap Menpan-RB.

Menpan-RB telah menerima 3.000 program yang disaring menjadi 99 dan disaring lagi hingga menjadi 40 TOP, yang nantinya program tersebut akan dijadikan contoh ke berbagai sektor pemerintahan di Indonesia.

Menurut rencana, penyerahan penghargaan Top 40 akan dilaksanakan pada Juni 2017 dan akan diserahkan langsung oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi) bersamaan dengan penyelenggaraan International Public Service Exhibition (IPSE) 2017 yang digelar di Jakarta Convention Center (JCC).
(Muspri-sisidunia.com)