Home » News » Cabuli Gadis Remaja, Pria Ini Mengaku Sedang Jalani Ritual Pesugihan

Cabuli Gadis Remaja, Pria Ini Mengaku Sedang Jalani Ritual Pesugihan



Jakarta – Di zaman yang sudah modern dan teknologi berkembang sangat pesat seperti ini. Nafhan Fauzi masih saja tertarik dengan ilmu hitam.

Cabuli Gadis Remaja, Pria Ini Mengaku Sedang Jalani Ritual Pesugihan

Gambar ilustrasi

Pemuda asal Birayang, Hulu Sungai Tengah (HST) itu memilih ke jalan ilmu pesugihan. Namun, hal itu justru membawanya ke dalam sel tahanan.

Baca juga : Insentif Belum Dibayar, Guru di Bekasi Ancam Mogok Mengajar

Sebab, dia nekat memerkosa Bunga (bukan nama sebenarnya) yang masih berumur 18 tahun di kebun karet di Desa Kabang, Kecamatan Limpasu, Senin (17/4/2017). Ia juga mencuri telepon genggam milik korban.

“Saya menimba ilmu pesugihan. Kata guru saya, harus bisa tidur dengan tiga orang perawan baru bisa melanjutkan ke jenjang yang lebih tinggi,” kata Nafhan di Polres Hulu Sungai Tengah (HSS), Rabu (19/4/2017).

Nafhan mengaku kenal dengan Bunga melalui medsos Facebook. Akhirnya keduanya sepakat bertemu. Saat itu, Nafhan menjanjikan pekerjaan sebagai juru masak kepada Bunga.

Pertemuan pertama berjalan sukses. Setelah itu, mereka bertemu untuk kedua kalinya. Namun, pertemuan kedua itu berujung petaka bagi Bunga.

Saat itu, Bunga bersama temannya datang ke Birayang. Kemudian Nafhan mengajak keduanya ke Desa Kabang, Kecamatan Limpasu.

Setelah sampai, Nafhan meminta teman Bunga menunggu di sekitar SDN Birayang. Sedangkan Nafhan dan Bunga berboncengan ke kebun karet.

“Tiba di Kabang kami berhenti dan berjalan kaki ke kebun karet. Tidak ada lagi saksi, saya langsung mengancam menggunakan celurit dan menutup mulutnya dengan jaket,” terangnya.

Korban yang berada di bawah ancaman akhirnya tak berkutik. Setelah melakukan perbuatan bejatnya, Nafhan langsung melarikan diri.

Bunga akhirnya melaporkan kejadian itu kepada pihak berwajib. Tak sampai 24 jam, petugas berhasil menagkap Nafhan.

Kapolres HST AKBP Mugi Sekar menjelaskan, Nafhan ditangkap di Desa Lokbatu, Kecamatan Batumandi, Kabupaten Balangan. Nafhan dijerat pasal 365 dan 285 KUH Pidana. (bens – sisidunia.com)