Home » News » Terkuak Penghasilan Pengemis di Lebak Bulus Ini Saat Kena Razia Petugas P3S

Terkuak Penghasilan Pengemis di Lebak Bulus Ini Saat Kena Razia Petugas P3S



Jakarta – Seorang tuna wisma di Pondok Pinang, Lebak Bulus Jakarta Selatan, diamankan oleh Petugas Pelayanan Pengawas dan Pengendalian Sosial (P3S) Suku Dinas Sosial Jakarta Selatan. Tuna wisma tersebut bernama Bayu (18). Bayu merupakan seorang disabilitas yang biasa mengemis di wilayah tersebut.

Terkuak Penghasilan Pengemis di Lebak Bulus Ini Saat Kena Razia Petugas P3S

Bayu beserta uang hasil mengemis diamankan petugas P3S

“Diamankan pada Selasa, (18/4/2017), oleh P3S Jakarta Selatan pada malam. Diserahkan ke PSBI (Panti Sosial Bina Insan) Kedoya sekitar pukul 10 Malam,” ujar Kepala PSBI Masyudi, Kamis (20/04/2017).

“Berdasarkan laporan masyarakat, kemudian tim merapat. Karena dia minta-minta dengan cara memaksa,” ujar Bayu.

Bayu tidak memiliki kaki dan tangan kanan. Untuk beraktifitas, dia menggunakan sepeda roda tiga. Saat ditangkap, petugas menemukan bungkusan kresek berisi uang. Uang tersebut adalah hasil dari dia meminta-minta.

“Uangnya dari uang logam sampai kertas RP 100.000. Petugas kita ngitung sampai 48 jam. Kerja lembur. Jumlahnya Rp. 16.060.700,” ujar Masyudi.

Bayu tidak memiliki rumah atau mengontrak kosan. Dia tidur secara berpindah-pindah.

Baca juga : Mobil Pembawa Uang Palsu Berhasil Diamankan Polres Indramayu

“Dia tidur di garasi rumah orang, entah toko atau apa,” ujar Masyudi.

Bayu berasal dari Kuningan, Jawa Barat. Sudah sekitar 10 tahun dia mengemis di Jakarta.

“Dia pulang pergi. Dari pengakuannya, dia baru delapan hari sampai Jakarta,” ujar Masyudi.

Pihak PSBI sedang melakukan pencarian terhadap keluarga Bayu. Untuk sementara, Bayu tinggal di PSBI Kedoya selama satu minggu sambil menunggu pihak keluarga.

“Sementara dilakukan pembinaan. Rencananya, keluarga akan dihubungi. Kalau tidak ada, akan dibawa ke Panti PSBD (Panti Sosial Bina Dhaksa) Cengkareng,” ujar Masyudi.
(Muspri-sisidunia.com)