Home » News » Menang di DKI, PKS Siapkan Kader Untuk Pilkada Serentak 2018

Menang di DKI, PKS Siapkan Kader Untuk Pilkada Serentak 2018



Jakarta – Usai memenangkan pilkada DKI Jakarta, Partai Keadilan Sejahtera (PKS) langsung memanasi mesin politiknya unutuk menyambut Pilkada serentak 2018 di Sumatera Selatan.

Menang di DKI, PKS Siapkan Kader Untuk Pilkada Serentak 2018

Partai Keadilan Sejahtera

Pasalnya, ada sembilan kabupaten/kota dan pilgub yang akan melaksanakan pesta demokrasi disana. Kader PKS, rencananya akan ikut bertarung di Pilgub Sumsel, serta pilkada Muara Enim dan Lubuklinggau.

Baca juga : Anies-Sandi Siapkan Program 100 Hari Kerja

Bidang Kaderisasi DPW PKS Sumsel, Saifurrahman menyabut di pilkada Muara Enim PKS mengusung Ketua DPD Suryadi. Sedangkan pilkada Lubukinggau, juga diusung ketua DPD setempat H Suhada.

“Untuk Pilgub Sumsel, sudah ada lima nama kami usulkan ke DPD,” ungkap Saifurrahman, saat berkunjung ke Sumatera Ekspres, kemarin.

Kelima nama kader yang dicalonkan yakni, Iqbal Romzi, Yuswar Hidayatullah, Imam Mansuri, Mustafa Kamal. Satu nama lagi, Ketua DPW PKS Sumsel, Erza Saladin. Diusulkannya kelima nama itu, berdasarkan ketokohan serta kekuatan masing-masing nama. Termasuk hasil survei internal.

Selain itu, PKS juga melakukan pendekatan ke sejumlah bakal calon gubernur (balongub) Sumsel. Karena balongub yang mulai gencar melakukan sosialisasi tersebut, belum menentukan pendamping.

“Maju ke Sumsel satu atau dua, belum ditentukan,” jelas Saifurrahman, didampingi Herianto dari Badan Pemenangan Pemilu dan Pilkada (BP3) dan Taufik, Humas DPW PKS Sumsel.

Sementara itu, hasil pilkada putaran kedua DKI Jakarta, akan memengaruhi situasi politik. “PKS mendukung Gerindra. Kalau menang, perjuangan di daerah, bisa lebih mudah,” tambah Herianto. Terkait majunya kader ini, bisa didiskusikan lebih lanjut di hajatan PKS.

Pasalnya, mulai 13 April hingga 7 Mei nanti, diselenggarakan Rakorwil serta Rakorda. “Tanggal 24 sampai 30 April ada agenda di luar sidang, yakni di DPRD Sumsel. Tanggal 7 Mei, akan digemakan zikir akbar,” timpal Taufik.

(bens – sisidunia.com)