Home » News » Kader PDIP Diduga Bagikan Uang Ke Warga Jelang Pencoblosan

Kader PDIP Diduga Bagikan Uang Ke Warga Jelang Pencoblosan



Jakarta – Salah satu kader Partai PDI Perjuangan yang berinisial BR dilaporkan oleh Al yang tidak terima istrinya berinisial Int diberi uang oleh BR untuk mencoblos Ahok-Djarot. Al merupakan pendukung Anies Baswedan-Sandiaga Uno langsung melaporkan BR ke Panwaskab Kepulauan Seribu dengan tuduhan melakukan politik uang.

Kader PDIP Diduga Bagikan Uang Ke Warga Jelang Pencoblosan

Ilustrasi

“Iya.. Istri saya dikasi uang 50rb sambil dibisikan agar memilih paslon nomor dua pada pemilihan besok pagi, ” Kata Al yang juga relawan Anies Sandi, Selasa (18/04/2017).

Panwas kemudian memanggil pelaku untuk diminta keterangannya dan mengamankan uang senilai Rp 50 ribu sebagai barang bukti. Tak hanya BR, Al dan Int juga dipanggil polisi untuk diminta keterangannya sebagai saksi.

Menurut Bahroni, informan tim Anies-Sandi, kejadian itu terjadi kemarin sekitar pukul 18.10 WIB. Diduga yang menyebarkan uang bendahara PAC PDIP.

Baca juga : Ahok-Djarot Ditargetkan Menang Dengan 52 Persen Lebih

Mendengar kabar tersebut, Politikus PDI Perjuangan Aria Bima angkat bicara. Aria mengatakan bahwa tidak ada perintah untuk memberikan uang kepada calon pemilih pada Pilkada DKI 2017 putaran kedua.

“Tidak ada perintah. Tidak ada cara-cara timses memberikan uang kepada calon pemilih,” kata Aria saat dihubungi, Rabu (19/04/2017).

Namun, menurut Aria, jika memang ada‎ dugaan politik uang, maka warga bisa melaporkan. “Lapor saja,” ucapnya.
(Muspri-sisidunia.com)