Home » News » Akui Kekalahan di Pilkada DKI 2017, Ahok Ajak Bangun Jakarta Bersama

Akui Kekalahan di Pilkada DKI 2017, Ahok Ajak Bangun Jakarta Bersama



Jakarta – Hasil perhitungan suara cepat (quick count) dan hasil penghitungan surat suara (real count) sementara sudah mulai di rilis. Berdasarkan hasil quick count, pasangan Anies-Sandi memperoleh suara terbanyak berkisar diatas 50%. Sedangkan pasangan Ahok-Djarot memperoleh suara berkisar diatas 40%.

Akui Kekalahan di Pilkada DKI 2017, Ahok Ajak Bangun Jakarta Bersama

Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok dan Djarot Saiful Hidayat

Begitu pula dengan hasil real count yang beberapa datanya sudah masuk dalam sistem website Komisi Pemilihan Umum (KPU). Hasilnya pasangan Anies-Sandi tetap unggul mengalahkan pasangan Ahok-Djarot.

Oleh karena itu, Ahok sudah mengakui kemenangan pasangan Anies-Sandi dalam Pilkada DKI Jakarta 2017. Pengakuan itu didasarkan atas hasil quick count (penghitungan cepat) putaran kedua.

“Tentu kami harapkan ke depan, kami ingin semua lupakan persoalan selama kampanye dan Pilkada di Jakarta. Karena Jakarta ini rumah kita bersama, mari bangun bersama,” ujar Ahok di Hotel Pullman, Jakarta Pusat, Rabu (19/04/2017).

Ahok juga menyatakan rasa terima kasih kepada seluruh aparat keamanan yang mampu menciptakan suasana kondusif selama Pilkada berlangsung. Begitu juga kepada panitia penyelenggara Pilkada yang telah bekerja keras untuk mendapatkan pemimpin rakyat di Ibu Kota.

Baca juga : Data Surat Suara Masuk Sekitar 20 Persen, Ini Hasil Real Count KPU Sementara

Ahok mengatakan saat ini dirinya masih menjadi gubernur DKI sebelum gubernur terpilih dilatik. Sisa waktu yang dimiliki akan digunakan untuk mengerjakan seluruh program yang belum berjalan. Setidaknya, kata Ahok, masih ada waktu enam bulan untuk menyelesaikan pekerjaan rumah Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.

“Kami akan berusaha melunasi PR dan janji kami. Tentu enggak mungkin selesai PR-PR itu. Kami harapkan Pak Anies dan Pak Sandi bisa teruskan dengan baik,” ujar Ahok.

Ahok menyadari kekalahan ini akan menimbulkan kesedihan dan kekecewaan bagi pendukungnya. Namun dia berharap pihak-pihak yang telah membantu pasangan Basuki-Djarot tetap dapat menerima dengan baik hasil pemungutan suara.

“Percayalah kekuasaan itu Tuhan yang kasih dan Tuhan pula yang ambil. Tidak ada seorang pun bisa menjabat tanpa seizini Tuhan,” ujar Ahok.
(Muspri-sisidunia.com)