Home » News » Diduga Menerobos Saat Hendak Dirazia, Mobil Berisi Satu Keluarga Ditembaki

Diduga Menerobos Saat Hendak Dirazia, Mobil Berisi Satu Keluarga Ditembaki



Lubuklinggau – Suasana pagi setengah siang di Kota Lubuklinggau mendadak tegang. Pasalnya ada satu rombongan keluarga yang sedang melintas dengan mobil Honda City berwarna hitam BG1488ON ditembaki oleh oknum yang diduga polisi.

Diduga Menerobos Saat Hendak Dirazia, Mobil Berisi Satu Keluarga Ditembaki

Mobil yang ditembaki oleh oknum yang diduga polisi

Berdasarkan informasi yang berhasil dihimpun dilapangan, awal mula kejadiannya ketika satu rombongan keluarga ini berangkat dari Desa Blitar Kecamatan Sindang Beliti Kabupaten Rejang Lebong Propinsi Bengkulu, pada Selasa (18/04/2017) pagi. Mereka berjumlah tujuh orang, yaitu lima orang dewasa dan dua anak-anak, naik mobil Honda City, hendak menghadiri undangan kerabatnya di K‎ecamatan Muarabeliti Kabupaten Musirawas.

Mereka melintas melalui jalur lingkar barat Kota Lubuklinggau. Diduga, saat melintas ada anggota polisi yang diduga melakukan razia. Diki, yang mengendarai mobil, diduga menerobos razia lalu melaju kearah selatan. Diduga mencurigakan, mobil tersebut dikejar, hingga terjadi aksi kejar-kejaran dalam kota.

Diduga selama pengejaran ini anggota melepaskan beberapa kali tembakan kearah mobil. Terlihat dari beberapa bekas tembakan dibagian belakang mobil Honda City dan dibagian kaca mobil juga ada bolong bekas tembakan dan kacanya pecah.

Selain itu, kaca dibagian penumpang samping kanan mobil Honda City itu juga pecah, diduga juga karena tembakan. Pengejaran terhenti di Jalan Yos Sudarso Kecamatan Lubuklinggau Selatan II Kota Lubuklinggau. Tepatnya di jalan raya samping Bank Mandiri Simpang Periuk.

Baca juga : Satu Dari Komplotan Curanmor Ditembak Polres Pelalawan

‎”Pertama saya dengar ada empat kali suara tembakan. Lalu saya keluar dari dalam kantor dan melihat ada mobil sedan warna hitam didepan agak kesamping kanan kantor dalam posisi terjepit mobil lain dari depan dan belakang. Kemudian ada dua suara tembakan lagi,” ungkap sumber yang diwawancarai dilokasi kejadian.

Akibat peristiwa ini, satu orang, yaitu Surini (55), meninggal dunia karena luka tembakan di beberapa bagian tubuhnya. ‎Sementara itu, beberapa anaknya mengalami luka tembak, Diki (29) di bagian punggung, Indra (32) di tangan bagian kiri, Novianti (31) di lengan sebelah kanan dan Dewi Arlina (35) di lengan sebelah kiri.

Cucu Surini, Genta Wicaksono (3) mengalami luka di atas telinga sebelah kiri karena diduga terserempet peluru. Seorang anak lainnya, Galih (6), tidak mengalami luka.
(Muspri-sisidunia.com)