Home » News » Adanya Pengalihan Isu Terkait Kasus Siwi SMKN 3 Bunuh Diri

Adanya Pengalihan Isu Terkait Kasus Siwi SMKN 3 Bunuh Diri



Jakarta – Kasus meninggalnya seorang siswi SMKN 3 Padangsidimpuan yang berinisial AN berbuntut panjang. Disinyalir, ada upaya pengalihan isu yang dilakukan kubu sekolah sehingga menyebabkan sejumlah guru menentang dan mendesak agar kasus diusut secara transparan.

Adanya Pengalihan Isu Terkait Kasus Siwi SMKN 3 Bunuh Diri

Gambar ilustrasi

Sekjen Federasi Serikat Guru Indonesia (FSGI), Retno Listyarti menjelaskan, kubu guru yang kritis ini tidak sepakat terhadap manajemen sekolah serta tindakan intimidasi yang dilakukan kepada AN dan teman-temannya. Saat itu, AN dan beberapa siswa lainnya terlibat mengomentari status Facebook soal kebocoran soal ujian sekolah berstandar nasional (USBN).

Baca juga : Namanya Sudah Terdaftar, Menteri Susi Pudjiastuti Batal Ikut Ujian Paket C

“Mereka memberikan beberapa sikap kepada FSGI. Salah satunya, mendorong Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Pemerintah Provinsi Sumatera Utara, dan Pemerintah Kota Padangsidimpuan agar segera memeriksa secara seimbang dan menjatuhkan sanksi sesuai peraturan perundangan terhadap oknum guru pelaku kekerasan verbal di SMKN 3 Padangsidimpuan yang memakan korban jiwa,” paparnya, Rabu (19/4/2017).

Para guru tersebut juga ingin agar Kepala Sekolah SMKN 3 Padangsidimpuan melakukan BAP terhadap oknum guru yang diduga melakukan pembocoran kunci jawaban USBN dan diberi sanksi sesuai peraturan yang berlaku.

“Mereka mengimbau masyarakat tidak takut menyekolahkan anaknya di SMKN 3 Padangsidimpuan. Sebab ini hanya dilakukan oleh oknum guru. Selain itu, para guru juga tidak mendidik siswa dengan menggunakan kekerasan verbal, sebaliknya menjadi panutan bagi anak didiknya,” tukas Retno.

(bens – sisidunia.com)