Home » Gaya Hidup » Ikut Program Hamil dan Konsultasi Dokter, Pasangan Ini Divonis Memiliki DNA yang Sama

Ikut Program Hamil dan Konsultasi Dokter, Pasangan Ini Divonis Memiliki DNA yang Sama



Jakarta – Salah satu tujuan adanya pernikahan adalah memiliki sebuah keturunan yang dapat mewarnai kehidupan rumah tangga. Namun tak semua pasangan yang sudah menikah dapat dengan segera memiliki momongan seperti yang mereka harapkan.

Ikut Program Hamil dan Konsultasi Dokter, Pasangan Ini Divonis Memiliki DNA yang Sama

ilustrasi

Ada beberapa pasangan rela berkonsultasi dengan dokter dan mengeluarkan biaya yang tidak sedikit, demi mendapatkannya. Tetapi pasangan suami istri yang satu ini, konsultasi ke dokter justru membuka rahasia yang tidak mereka ketahui.

Pasangan suami istri yang sedang berjuang untuk proses kehamilan ini, dinyatakan sebagai kembar biologis, setelah tes DNA yang dilakukan di sebuah klinik menimbulkan kecurigaan.

Dikutip dari mirror.co.uk, pasangan yang tidak dapat disebutkan namanya karena alasan kerahasiaan, berharap bisa mencoba tes IVF. Namun asisten lab tersebut melihat adanya kesamaan abnormal, antara profil DNA mereka.

Seorang dokter di klinik di Jackson, Mississippi (yang juga tidak dapat disebut namanya) mengungkapkan kejadian yang menakjubkan ini kepada sebuah surat kabar setempat, dan menjelaskan bagaimana situasi telah terjadi.

“Ini hanya masalah rutin dan biasanya kami tidak memeriksa apakah ada hubungan antara kedua sampel tersebut, namun dalam kasus ini asisten lab terlibat terkejut dengan kesamaan masing-masing profil,” katanya kepada Mississippi Herald.

Reaksi pertamanya adalah, mereka kemungkinan adalah sepupu pertama, sampai dia mencatat bahwa ada terlalu banyak persamaan dalam hasil DNA mereka. Setelah menyadari pria dan wanita itu memiliki ulang tahun yang sama pada tahun 1984, dokter tersebut memutuskan bahwa mereka pasti kembar biologis, tapi tidak tahu apakah mereka sudah menyadari hal ini atau sama sekali tidak.

Ketika pasangan berikutnya datang ke klinik, dokter mengatakan bahwa dia mencoba mendekati subjek dengan lembut. Dia bertanya, apakah mereka tahu jika mereka kembar, dan salah satu pasangan justru “tertawa terbahak-bahak”.

Baca juga : Survey, Pria Lebih Suka Cari Pacar di Situs Kencan Dibanding Wanita

“Suami mengatakan bahwa banyak orang berkomentar tentang fakta bahwa mereka memiliki hari ulang tahun yang sama dan terlihat serupa satu sama lain, namun dia mengatakan itu hanya kebetulan lucu dan pasangan itu jelas tidak terkait,” katanya.

Dokter mengatakan bahwa dia terus bersikeras bahwa pasangan kembar itu dan memiliki bukti DNA untuk mendukungnya, setelah itu sang istri “memohon” kepada dokter jika dia sedang bercanda.

“Saya berharap begitu, tapi mereka harus tahu yang sebenarnya,” katanya kepada Mississippi Herald.

Setelah membicarakannya dengan pria dan wanita, yang mencoba memproses berita tersebut, dokter tersebut dapat menetapkan bagaimana semua ini terjadi.

Pasangan itu telah bertemu di perguruan tinggi, sebagian mengalami latar belakang serupa, faktanya bahwa mereka berdua diadopsi setelah orang tua kandung keduanya meninggal.

Sebenarnya, orang tua kandung mereka meninggal dalam kecelakaan mobil saat pasangan itu masih bayi. Tanpa keluarga yang mau mengadopsi mereka, mereka dimasukkan ke dalam perawatan negara dan diadopsi menjadi keluarga yang terpisah. Tapi tak satu pun dari keluarga baru mereka diberitahu bahwa anak itu memiliki saudara kembar.

Apa selanjutnya? Menurut dokter, suami dan istri sekarang mempertimbangkan masa depan mereka bersama. Namun tentunya untuk kehamilan tidak pernah disarankan oleh dokter.
(Muspri-sisidunia.com)