Home » News » Seorang Polisi Dikeroyok Dua Pelaku Narkoba Saat Penggerebekan

Seorang Polisi Dikeroyok Dua Pelaku Narkoba Saat Penggerebekan



Medan – Telah tertangkap dua pelaku yang terlibat penganiayaan terhadap seorang perwira Polda Sumatera Utara, AKP Akhiruddin Rangkuti di Jermal 15 Gang Dojo Kecamatan Percut Sei Tuan pada Kamis (6/4/2017).

Seorang Polisi Dikeroyok Dua Pelaku Narkoba Saat Penggerebekan

Gambar ilustasi

Keduanya diringkus tim Jatanras Polrestabes Medan, Minggu (16/4/207).

Dalam penangkapan itu, polisi menembakkan timah panas kepada dua tersangka di bagian kaki. Hal tersebut lantaran keduanya berusaha melakukan perlawanan saat akan ditangkap.

Baca juga : Hadapi Lebaran, Menhub Cegah Insiden Brexit Terulang

Kedua tersangka yang ditangkap itu diketahui bernama, Rudi Iswanto alias Apek alias Kapek (35) warga Jalan Jermal 15, Gang Dojo, Kecamatan Percut Sei Tuan. Sedangkan satu otang lainnya ialah Manal Alfuandi Saragih alias Manal (24) warga Jalan Jermal 15, Gang Mesjid, Kecamatan Percut Sei Tuan.

Kedua tersangka ini diringkus di Jalan Tuba 4, Bromo, Kelurahan Tegal Sari Mandala III, Kecamatan Medan Denai, Kota Medan.

Dari hasil pemeriksaan sementara yang dilakukan polisi terhadap tersangka Rudi. Dia lah yang mengampak kepala personel Unit II Subdit III, Dit Res Narkoba Polda Sumut AKP Akhiruddin Rangkuti. Peristiwa itu terjadi saat perwira polisi itu melakukan penggerebekan bersama rekannya di Jermal 15, Kecamatan Percut Sei Tuan.

Meski saat itu korban mengenakan helm, namun tanjamnya kampak pelaku membuat darah korban berceceran di lokasi.

Bahkan, Akhiruddin Rangkuti yang saat itu sedang melakukan penggerebekan terduga bandar narkoba, nyaris mati lantaran diteriaki maling. Sehingga pelaku lainnya bernama, Manal memukul bagian punggung korban dengan menggunakan balok serta ditambah beberapa pelaku lainnya yang lebih dahulu ditangkap, ikut mengeroyok korban.

Usai mendapat tembakan di kaki, kedua pelaku ini langsung dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Polda Sumut untuk menjalani perawatan intensif, guna mengobati peluru yang bersarang di kaki kedua tersangka.

Terkait penangkapan atas kedua tersangka ini, Kasat Reskrim Polrestabes Medan AKBP Febriansyah, membenarkannya dan terpaksa menembak keduanya karena mencoba melawan.

“Ya benar dua buronan pelaku penganiyaan terhadap AKP IR Rangkuti ditangkap. Kedua terpaksa ditembak karena mencoba melawan petugas. Saat kedua tersangka berada di RS Bhayangkara Polda Sumut,” ujar AKBP Febriansyah.

Sebelumnya, sehari dari insiden penganiayaan itu, Tim gabungan dari Polda Sumut dan Polrestabes Medan meringkus empat tersangka kasus pembacokan terhadap personel Unit II Subdit III, Dit Res Narkoba Polda Sumut.

Keempat tersangka yang diamankan bernama, Daman Hasibuan (33) warga Jalan Jermal 15, Gang Kasih, Kecamatan Medan Denai, berperan ikut memukuli petugas. Selanjutnya, Saparudin Pasai alias Udin Pendek (40) warga Jalan Jermal 12, Gang Haji, berperan sebagai melempar batu.

Kemudian Bayu Rizki Anandika alias Bayu (28) mahasiswa yang tinggal di Jalan Rahmad Indah dan Khairudin alias Udin Metik (32) warga Jalan Jermal 15, Gang Mesjid. Keduanya berperan sebagai orang yang melempar batu dan melihat tersangka lain. Dari hasil pemeriksaan polisi oleh ke empat tersangka ini, mereka positif menggunakan narkoba.

Akibat kejadian itu, Perwira berpangkat Ajun Komisaris Polisi (AKP) yang diketahui bernama, AR Rangkuti tersebut, kritis dan oleh teman-temannya langsung dilarikan ke Rumah Sakit Materna Medan. (bens – sisdiunia.com)