Home » News » Satu Dari Tiga Perampok Indomaret Yang Ditangkap Polisi Merupakan Kepala Toko

Satu Dari Tiga Perampok Indomaret Yang Ditangkap Polisi Merupakan Kepala Toko



Medan – Polisi berhasil menangkap tiga kawanan perampok Indomaret di Medan, Sumatera Utara (Sumut). Salah seorang pelaku diketahui sebagai kepala toko di tempat perbelanjaan itu.

Satu Dari Tiga Perampok Indomaret Yang Ditangkap Polisi Merupakan Kepala Toko

Tiga perampok Indomaret

“Ketiga pelaku tersebut bernama JS (31), JA (20) dan AR (28). Pelaku AR ini kepala toko Indomaret,” kata Kapolsek Sunggal Kompol Daniel Marunduri, Minggu (16/4/2017).

Daniel mengatakan, kejadian tersebut terjadi pada Senin (10/4/2017) sekira pukul 22.30 WIB di toko Indomaret Jalan TB Simatupang, Kelurahan Lalang, Kecamatan Medan Sunggal, Kota Medan.

Kala itu, pelaku AR bersama temannya Yulia Marbun sedang mengepel lantai Indomaret. Tiba-tiba lampu padam dan AR keluar untuk mengecek sekring.

“Tiba-tiba AR ditodong oleh seorang pelaku dengan menggunakan pisau. Pelaku dua orang lainnya langsung mengambil uang milik uang Indomaret dari dalam brankas. Dalam kejadian ini (toko) mengalami kerugian uang tunai Rp 20 jutaan,” ujar Daniel.

Atas peristiwa ini, AR melaporkan kejadian ke Polsek Sunggal. Polisi yang melakukan penyelidikan akhirnya menangkap pelaku pada dinihari tadi. Pelaku yang tertangkap dahulu yakni JS dan JA.

Setelah dilakukan pemeriksaan terhadap keduanya diketahui aksi kriminal ini diotaki oleh kepala toko Indomaret yang berinisial AR.

“Selanjutnya, dilakukan penangkapan terhadap pelaku AR di toko Indomaret,” terang Daniel.

Setelah itu, polisi melakukan penyelidikan guna mencari barang bukti. Namun, pelaku JS berusaha kabur dan melawan tugas. Polisi kemudian melakukan tembakan peringatan ke udara sebanyak dua kali, namun diabaikan pelaku.

“Selanjutnya, dilakukan tindakan tegas dan terukur dengan menembak kaki kanan pelaku. Dari kejadian ini, barang bukti yang ditemukan satu unit sepeda motor, uang sisa hasil kejahatan dan rekaman CCTV. Ketiga pelaku saat ini masih dalam pemeriksaan,” kata Daniel.

(bens – sisidunia.com)