Home » Ekonomi & Bisnis » Wow, Merpati Balap di Balikpapan Pernah Ditawar Rp 350 Juta

Wow, Merpati Balap di Balikpapan Pernah Ditawar Rp 350 Juta



Balikpapan – Menjadi sebuah kesenanga tersendiri apabila memiliki sebuah hobi yang sekaligus bisa dijadikan sebuah cara untuk menghasilkan uang. Terlebih lagi bila hasil yang didapat tak hanya ratusan ribu, bahkan mungkin bisa mencapai jutaan atau bahkan lebih.

Wow, Merpati Balap di Balikpapan Pernah Ditawar Rp 350 Juta

Merpati balap

Hobi memelihara burung merpati balap salah satunya. Rupanya harga untuk seekeor burung merpati balap bisa mencapai puluhan hingga ratusan juta. Tentu nilai harga yang cukup fantastis bagi seekor binatang peliharaan.

“Pernah ada burung merpati balap ditawar Rp 350 juta,”kata Ketua Perkumpulan Pencinta Burung Merpati Balap Seluruh Indonesia (PPBMSI) Kota Balikpapan Wiwin Setiawan, Senin (10/04/2017).

Namun membentuk seekor burung merpati balap yang memiliki sebuah kemampuan yang bisa dibilang mumpuni tentu bukanlah suatu perkara yang mudah. Dibutuhkan sebuah ketelatenan dan kesabaran yang tinggi untuk melatihnya.

Menurut Wiwin, para pemula wajib mengetahui cara memelihara burung merpati balap yang benar.

“Memilih burung tergantung pengalaman tetapi ada hal umum yang harus diketahui. Seperti badan bagus terlihat, tulang serta sayap yang proporsional,” terang Wiwin.

Dari sisi badan, merpati balap yang baik biasanya terlihat tegap. Namun, pencinta merpati bisa saja terkecoh jika tidak memeriksa bentuk tulang dan sayap dari burung yang ingin dipelihara.

Baca juga : Inilah Ayam Asli Indonesia Yang Harganya Termahal di Dunia

“Kita pastikan tulang burung itu besar dan sayap terlihat indah. Semua bisa dilihat berdasarkan pengalaman dari si pemelihara. Karena untuk pencinta burung mempunyai standardisasi masing-masing,” akunya.

Wiwin mengimbau para pemula agar tidak membeli burung dengan harga yang cukup mahal.

“Untuk pemula bisa membeli burung dengan kisaran harga murah saja dulu. Dengan harga sekitar Rp 1 juta,” tambah Wiwin.

Kapan burung bisa mengikuti perlombaan? Wiwin menuturkan, burung harus dikarantina kurang lebih selama empat bulan hingga mendapatkan jodoh yang pas.

“Kalau sudah birahi dan ketemu jodoh yang pas, baru bisa ajak berlatih secara bertahap,” kata Wiwin.
(Muspri-sisidunia.com)