Home » News » DPR Mengecam Penyiraman Air Keras ke Novel Baswedan

DPR Mengecam Penyiraman Air Keras ke Novel Baswedan



Jakarta – Penyidik senior KPK Novel Baswedan menerima teror berupa penyerangan fisik. Wajah Novel disiram air keras oleh seseorang setelah salat subuh berjamaah di masjid sekitar rumahnya di Kelapa Gading, Jakarta Utara.

DPR Mengecam Penyiraman Air Keras ke Novel Baswedan

Bambang Soesatyo

Saat ini Novel diketahui sedang menyidik perkara megakorupsi kartu tanda penduduk elektronik atau E-KTP, yang merugikan negara Rp 2,3 triliun. Kejadian yang dialami Novel tentu menjadi sebuah peringatan keras bagi Aparat Penegak Hukum untuk bertindak lebih cepat dan tegas guna memberantas masalah korupsi sampai pada akarnya.

Mendengar kabar tersebut, Ketua Komisi III DPR Bambang Soesatyo turut bereaksi. Ia mengecam insiden penyiraman air keras terhadap Novel Baswedan tersebut.

“Saya mengutuk tindakan barbar dan meminta pelakunya dihukum berat,” ujar Bambang saat dikonfirmasi, Selasa (11/4).

Baca juga : IPW Menilai Penyiraman Air Keras ke Novel Baswedan Sebagai Tindakan Teror

Politikus Partai Golkar ini meminta Polri untuk segera turun tangan melakukan olah TKP dan penyelidikan menyeluruh. Termasuk mengungkap motif di balik penyerangan, apakah ada kaitannya dengan kasus yang ditangani Novel.

Sebab, Novel saat ini tengah menangani kasus-kasus yang melibatkan orang-orang besar. Itu artinya Polri tidak boleh ragu.

“Ini jelas bentuk teror dan intimidasi kepada penegak hukum yang harus dilawan bersama oleh semua komponen masyarakat,” tegasnya.

Tak hanya Bambang Seosatyo saja yang mengecam aksi teror yang terjadi pada Novel Baswedan. Semua pihak yang mengetahui kejadian ini turut emosi dan mengecam tindakan yang tidak berkemanusiaan tersebut.
(Muspri-sisidunia.com)