Home » News » Sejumlah Bank di 18 Negara Menjadi Target Hacker Korea Utara

Sejumlah Bank di 18 Negara Menjadi Target Hacker Korea Utara



Jakarta – Kejahatan cyber di Korea Utara kian berkembang pesat, bahkan mereka menargetkan operasinya ke institusi finansial di seluruh dunia.

Sejumlah Bank di 18 Negara Menjadi Target Hacker Korea Utara

Gambar ilustrasi

Seperti yang dikutip CNN, Minggu (9/4/2017), hacker Korea Utara kini terhubung untuk menyerang sejumlah bank di 18 negara, demikian dilaporkan oleh perusahaan keamanan Rusia, Kaspersky.

Baca juga : Ribuan Peserta Istighosah Kubro di Sidoarjo Mejadi Relawan Sampah

Ahli keamanan cyber internasional menduga, uang yang dicuri itu bakal digunakan untuk memajukan perkembangan senjata nuklir Korea Utara. Sebelumnya, ahli keamanan mengidentifikasi upaya kejahatan cyber yang menyerang perbankan seperti di Bangladesh, Ekuador, Filipina, dan Vietnam.

Kendati demikian, Kaspersky menyatakan bahwa operasi peretasan oleh hacker yang menyatakan diri sebagai Lazarus juga menyerang lembaga keuangan di Costa Rica, Ethiopia, Gabon, India, Indonesia, Kenya, Malaysia, Nigeria, Polandia, Taiwan, dan Uruguay.

Berdasarkan ahli dari Kapersky, saat ditelusuri, kelompok hacker kembali ke Korea Utara. Untuk menyembunyikan lokasi mereka, para hacker biasanya melancarkan aksi serangan cyber dari server komputer yang jauh dari tempat asalnya. Kaspersky juga menyebut, beberapa lokasi yang kerap dipakai adalah Perancis, Korea Selatan, dan Taiwan.

Meski sangat rapi, para hacker itu melakukan satu kesalahan, yakni terdapat bukti bahwa ada koneksi yang datang dari Korea Utara.

“Korea Utara merupakan hal yang penting dalam hal ini,” tutur Ketua tim peneliti keamanan Kaspersky Asia Pasifik Vitaly Kamluk.

Diketahui, sasaran kejahatan cyber Korea Utara telah berubah dalam beberapa tahun terakhir. Pada 2013, Korea Selatan menuduh Korea Utara bertanggung jawab atas peretasan sejumlah bank dan stasiun televisi mereka. (bens – sisidunia.com)