Home » News » Kementan Mulai Menyetok Daging Sapi Saat Puasa dan Lebaran

Kementan Mulai Menyetok Daging Sapi Saat Puasa dan Lebaran



Jakarta – Kementerian Pertanian (Kementan) mulai menyetok daging sapi saat puasa dan Lebaran. Kebutuhan daging serta pasokannya baik impor maupun dari sapi dan kerbau lokal, sudah mulai diperhitungkan.

Kementan Mulai Menyetok Daging Sapi Saat Puasa dan Lebaran

Gambar ilustrasi

Direktur Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan Kementan, I Ketut Diarmita, mengatakan pihaknya sudah meminta importir daging mulai merealisasikan Perizinan Impor (PI) pada bulan Mei dan Juni. Sementara untuk feedloter, sudah diminta memotong stok sapinya pada bulan yang sama sehingga proses penggemukan bisa direncanakan dengan baik dari sekarang.

Baca juga : Dr Zakir Naik : Semua Agama Saling Memiliki Kesamaan

Selain pengaturan waktu impor dan potong sapi, lanjut Ketut, Kementan meminta importir daging melakukan operasi pasar saat bulan puasa dan Lebaran di pasar-pasar tradisional. Kewajiban operasi pasar ini sesuai dengan pernyataan importir saat mengajukan rekomendasi impor.

“Selain itu juga kita meminta kepada Pemerintah Daerah untuk menjamin ketersediaan daging sapi atau kerbau lokal di wilayahnya melalui pengawasan stok dan pemotongan di RPH,” kata Ketut dalam keterangan tertulis, Sabtu (8/4/2017).

Sementara itu, Direktur Pengolahan dan Pemasaran Hasil Peternakan Kementan, Fini Murfiani, mengungkapkan importir daging telah menyanggupi beberapa hal yakni merealisasikan rencana pemasukan daging sesuai kesepakatan, melakukan operasi pasar daging dengan harga Rp 80.000/kg, dan melaporkan stok dan realisasi pemasukan, serta penjualan daging impor pada hari Kamis setiap minggunya sampai 30 Juni 2017.

Menurut data Kementan, kebutuhan daging akan dipenuhi dari sapi siap potong dalam 3 bulan mendatang sebanyak 168.664 ekor yang setara dengan 33.560 ton daging. Kemudian penyediaan daging impor sebanyak 14.665 ton daging sapi, serta penyediaan daging kerbau sebanyak 44.800 ton. (bens – sisidunia.com)