Home » News » Temukan Adanya Maladministrasi, Ombudsman akan Panggil Pimpinan MA

Temukan Adanya Maladministrasi, Ombudsman akan Panggil Pimpinan MA



Jakarta – Pimpinan Mahkamah Agung (MA) akan mendapat panggilan dari Lembaga Ombudsman RI terkait putusan Dewan Perwakilan Daerah (DPD). Hal ini dilakukan karena insiden kesalahan ketik yang dianggap memiliki dampak fatal.

Temukan Adanya Maladministrasi, Ombudsman akan Panggil Pimpinan MA

Ombudsman

“Saya melihat maladministrasi di sini sebetulnya ketidakcermatan pengambil kebijakan. Itu maladministrasi terbuka dan tidak bisa itu (dimaafkan). Mau katakan clerical error atau kesalahan administrasi kolektif, itu fatal, nggak boleh terjadi,” ujar Laode seusai diskusi Populi Center di Gado-gado Boplo, Meteng, Jakarta Pusat, Sabtu (8/4/2017).

Sebagai pejabat Ombudsman dan mantan Wakil Ketua DPD, Laode mengaku telah banyak pengalaman dalam pengambilan keputusan. Kesalahan ketik itu hal mendasar yang tidak boleh terjadi.

“Check and recheck, koreksi administrasi itu perlu,” kata Laode.

Laode menuturkan, atas kesalahan yang dilakukan oleh pimpinan dan majelis MA terkait putusan DPD, pihaknya berencana meminta keterangan terkait maladministrasi.

Baca juga : Geram Ada PNS Bolos, Ali Sadikin Pernah Gebrak Meja

“Saya akan ajukan pleno hari Senin (untuk pemanggilan) dengan pimpinan Ombudsman lain,” pungkasnya.

Sebelumnya, MA membatalkan tata tertib DPD tentang pergantian pimpinan DPD. Dengan putusan itu, pimpinan permanen 5 tahun, bukan dipilih ulang per setengah periode.

Tapi apa nyana, putusan itu terdapat kesalahan fatal pada amar putusan. Dalam Perkara Nomor 20 P HUM/2017 terdapat kesalahan di amar Nomor 3 yang berbunyi:

Memerintahkan kepada Pimpinan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah untuk mencabut Peraturan Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2017 tanggal 21 Februari 2017 tentang Tata Tertib.
(Muspri-sisidunia.com)